Example 728x250
Berita

Semangat Kemerdekaan Menggema di Trantang Sakti, 500 Peserta Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

17
×

Semangat Kemerdekaan Menggema di Trantang Sakti, 500 Peserta Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bola Desa Trantang Sakti, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, Senin (17/8/2026) sore.

Upacara penurunan Bendera Merah Putih yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat, pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan dan perguruan pencak silat.

Kapolsek Buay Pemuka Peliung Ipda Bastian Maratin, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Serka TNI Nasrul, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Serka TNI Untung.

Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Camat Buay Pemuka Peliung Adrian Helmi, S.KM., M.M., perwakilan Danramil Martapura Serka Buyung, Anggota DPRD OKU Timur Herman Rolip, S.E., jajaran KUA dan UPTD Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Ketua PPK, Ketua Panwascam, Ketua IPSI, para kepala desa beserta perangkat, serta jajaran TP PKK.

Hadir pula personel Polsek BP Peliung, Koramil Martapura, Satpol PP, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Korwil Pertanian, kepala sekolah dan dewan guru, pelajar tingkat SD hingga SLTA, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Kecamatan Buay Pemuka Peliung.

Keikutsertaan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bangsa Indonesia.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat. Prosesi diawali dengan persiapan pasukan, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, hingga rangkaian penghormatan terhadap Sang Merah Putih.

Momen penting dalam upacara diisi dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu-lagu wajib nasional.

Tim penurunan Bendera Merah Putih berasal dari gabungan siswa-siswi SMA di wilayah Kecamatan Buay Pemuka Peliung. Mereka menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kapolsek Buay Pemuka Peliung Ipda Bastian Maratin, S.H., mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan merupakan momentum penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan mempererat persatuan di tengah masyarakat.

“Peringatan HUT Kemerdekaan menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme. Kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bastian.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur masyarakat yang turut menyukseskan pelaksanaan upacara.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi. Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga karena persatuan merupakan salah satu kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa,” katanya.

Senada, Camat Buay Pemuka Peliung Adrian Helmi, S.KM., M.M., menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 RI menunjukkan kuatnya rasa cinta terhadap Tanah Air.

“Semangat masyarakat dalam mengikuti upacara ini patut diapresiasi. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan gotong royong dan bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kecamatan Buay Pemuka Peliung,” ungkap Adrian.

Menariknya, upacara tersebut juga diikuti sejumlah perguruan pencak silat, yakni PSHT, PSHW, Pagar Nusa dan Kera Sakti, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. Kehadiran mereka semakin memperlihatkan keberagaman elemen masyarakat yang bersatu dalam semangat memperingati kemerdekaan.

Seluruh rangkaian upacara kemudian ditutup dengan laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan dan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan.

Upacara penurunan Bendera Merah Putih di Desa Trantang Sakti tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan, nasionalisme dan kebersamaan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan serta kegiatan positif.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights