BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Jajaran Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, melakukan pemantauan debit air di sejumlah wilayah yang berada di sekitar bantaran Sungai Komering, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, terutama menyusul tingginya intensitas curah hujan yang dapat memengaruhi debit sungai dan kondisi permukiman warga di wilayah hukum Polsek BP Peliung.
Pemantauan dilakukan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Rusmiyadi, Bripka Hendrawan, dan Brigpol Harry Triatmanto, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak kenaikan debit air, khususnya kawasan yang berada di sepanjang aliran sungai dan bantaran Sungai Komering.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran monitoring meliputi sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banuayu, area di bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta permukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan BP Peliung.
Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering terpantau normal dan cenderung surut. Tidak ditemukan adanya peningkatan debit air yang berpotensi mengancam permukiman warga di lokasi yang dipantau.
Salah seorang personel yang terlibat dalam monitoring mengatakan, pemantauan debit air dilakukan sebagai langkah kewaspadaan untuk mengetahui perkembangan kondisi sungai, terutama ketika terjadi perubahan cuaca dan curah hujan tinggi.
“Hasil pemantauan sementara, debit air Sungai Komering masih dalam kondisi normal dan cenderung surut. Namun, monitoring tetap kami lakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi perubahan debit air secara tiba-tiba,” ujar personel Polsek BP Peliung.
Kapolsek BP Peliung Ipda Bastian Maratin, S.H., menegaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan debit air. Personel akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan,” ungkap Bastian.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat adanya kenaikan debit air yang signifikan atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan warga.
Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polsek BP Peliung dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan kondisi Sungai Komering dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat dilakukan apabila situasi mengalami perubahan.
Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, kondisi debit air Sungai Komering di wilayah yang dipantau masih normal dan surut, sementara situasi di sekitar permukiman warga terpantau aman dan kondusif.














