Example 728x250
Politik

Rapat DPR RI Tetap Berjalan Normal di Tengah Aksi Massa di Senayan

177
×

Rapat DPR RI Tetap Berjalan Normal di Tengah Aksi Massa di Senayan

Share this article

BeritaPedia.news, Jakarta – Suasana Kompleks Parlemen Senayan tetap kondusif meskipun ribuan massa aksi menggelar unjuk rasa di luar gedung, Senin (25/8/2025). Beberapa agenda rapat di DPR RI tetap dilaksanakan sesuai jadwal, termasuk pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran dan RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Di salah satu ruang rapat, Komisi I DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Komite Nasional Pengendalian Tembakau.

“Terima kasih atas kehadiran para narasumber siang ini. Walau suasana di luar cukup panas, kita tetap berkewajiban menjalankan tugas sesuai amanat bangsa,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, dalam sambutannya.

Rapat yang berlangsung sekitar 30 menit itu langsung ditutup usai penyampaian paparan narasumber. “Mengingat situasi di luar gedung, kita percepat agenda hari ini. Pendalaman rapat bisa dilakukan melalui mekanisme tertulis,” tambah politisi Partai Golkar tersebut.

Sementara itu, di ruang terpisah, rapat pembahasan revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah berjalan lancar. Hasil pembahasan menyepakati RUU tersebut untuk dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada Selasa (26/8/2025).

Berbanding terbalik dengan suasana rapat yang kondusif, situasi di luar gedung DPR RI sempat memanas. Massa aksi dari berbagai kelompok masyarakat mencoba menerobos barikade aparat kepolisian dan masuk ke jalur tol dalam kota.

Kericuhan pecah setelah terjadi aksi saling dorong. Massa melemparkan batu, botol plastik, hingga bambu runcing ke arah aparat. Polisi membalas dengan menyemprotkan air dan melepaskan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Seorang perwakilan massa, Andi Pratama, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kritik terhadap DPR RI. “Kami menuntut transparansi dan pengelolaan anggaran yang lebih berpihak kepada rakyat, bukan sekadar menaikkan tunjangan anggota DPR,” tegasnya.

Meski situasi sempat ricuh, pihak kepolisian memastikan pengamanan tetap dilakukan secara humanis. “Kami berupaya menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berjalan damai, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum,” ujar salah satu pejabat pengamanan di lokasi.

Hingga malam hari, agenda di dalam gedung DPR RI tetap berlanjut. Sejumlah anggota dewan menyatakan bahwa proses legislasi tidak boleh terhenti karena dinamika di luar gedung.

“Kami memahami aspirasi masyarakat, namun rapat-rapat harus terus berjalan agar kerja legislasi tidak tertunda,” kata Dave Laksono menegaskan kembali. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights