Example 728x250
Berita

Mahasiswa KKN UNUHA Ajak Warga Cahya Maju Olah Limbah Organik Jadi Pupuk Cair

7
×

Mahasiswa KKN UNUHA Ajak Warga Cahya Maju Olah Limbah Organik Jadi Pupuk Cair

Share this article

BeritaPedia.news, OGAN KOMERING ILIR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nurul Huda (UNUHA) mendorong masyarakat Desa Cahya Maju untuk memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan pertanian menjadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai salah satu langkah mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Demonstrasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Berbasis Limbah Organik Rumah Tangga untuk Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan.”

Kegiatan ini menjadi upaya mahasiswa KKN UNUHA bersama masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Berbagai jenis limbah organik seperti kulit bawang, sisa sayuran, batang pisang, air cucian beras, sekam padi, serta limbah pertanian lainnya diperkenalkan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat bagi kegiatan budidaya tanaman.

Selama ini, sebagian limbah organik tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal dan kerap berakhir sebagai sampah. Di sisi lain, kebutuhan petani terhadap pupuk menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian.

Ketua KKN 01 Cahya Maju, Noval Rahmadani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa untuk mengajak masyarakat melihat limbah organik sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai manfaat.

“Di lingkungan sekitar kita sebenarnya banyak bahan organik yang selama ini dianggap sebagai limbah. Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bahan-bahan tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, salah satunya Pupuk Organik Cair,” ujar Noval Rahmadani.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembuatan produk, tetapi juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah secara sederhana dan berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan sendiri pembuatan POC dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan rumah maupun lahan pertanian,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemilahan bahan organik serta tahapan pembuatan POC. Demonstrasi juga dilakukan agar masyarakat dapat memahami proses pengolahan secara langsung.

Pemateri kegiatan, Taufik Subarkah, menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan organik lokal dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung kegiatan pertanian.

“Bahan-bahan organik yang tersedia di sekitar kita memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Yang terpenting adalah masyarakat memahami proses pengolahannya dan mengetahui cara penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman,” jelas Taufik Subarkah.

Ia menambahkan bahwa penggunaan POC perlu disesuaikan dengan jenis tanaman, kondisi media tanam dan kebutuhan pemupukan.

“Pemanfaatan pupuk organik cair dapat menjadi bagian dari pengelolaan pertanian yang lebih bijaksana. Masyarakat tetap perlu memahami dosis dan penggunaannya agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal,” tambahnya.

Kegiatan tersebut menyasar kelompok tani, Karang Taruna, serta masyarakat Desa Cahya Maju. Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat diharapkan dapat memperluas pemanfaatan limbah organik sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Kepala Desa Cahya Maju, Zaifikri Ilyas, S.H, menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UNUHA tersebut.

Menurutnya, program tersebut memberikan wawasan kepada masyarakat bahwa bahan-bahan yang selama ini dianggap tidak berguna dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan produktif.

“Kami mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN UNUHA yang memberikan pelatihan kepada masyarakat. Ini merupakan pengetahuan yang bermanfaat karena bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan di lingkungan masyarakat,” ujar Zaifikri Ilyas.

Ia berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan.

“Harapan kami, masyarakat dapat memanfaatkan ilmu yang telah diberikan dan menerapkannya secara mandiri. Jika dilakukan secara konsisten, pengelolaan limbah ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung kegiatan pertanian masyarakat,” katanya.

Selain dimanfaatkan untuk mendukung lahan pertanian, POC juga dapat digunakan sebagai bagian dari kegiatan budidaya tanaman di pekarangan rumah.

Pekarangan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dikembangkan menjadi lahan produktif untuk menanam berbagai jenis tanaman kebutuhan rumah tangga.

Perwakilan pemuda Desa Cahya Maju, Bahtiyar Rosad, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi kalangan pemuda.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kami bahwa limbah rumah tangga ternyata dapat dimanfaatkan kembali. Kami berharap para pemuda juga bisa ikut menerapkan dan mengembangkan pengolahan limbah organik di lingkungan masing-masing,” ungkap Bahtiyar Rosad.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi penting untuk mendorong kebiasaan baru dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan pertanian.

“Kami ingin ikut berperan dalam kegiatan yang bermanfaat bagi desa. Dari hal-hal sederhana seperti mengelola limbah di sekitar rumah, ternyata kita juga bisa memberikan manfaat untuk tanaman dan lingkungan,” tambahnya.

Melalui pelatihan dan demonstrasi tersebut, mahasiswa KKN UNUHA berharap masyarakat Desa Cahya Maju dapat memproduksi Pupuk Organik Cair secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Kolaborasi antara kelompok tani, Karang Taruna, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan praktik pengelolaan limbah yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Pemanfaatan limbah organik menjadi POC juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk membangun pola pertanian yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga memperhatikan efisiensi pemanfaatan sumber daya dan kelestarian lingkungan.

Dari limbah yang selama ini dianggap tidak berguna, dapat lahir manfaat baru bagi kehidupan. Dari lingkungan sekitar, langkah sederhana menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan dapat dimulai bersama-sama.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights