Example 728x250
Berita

Dua Tahun Vakum, Yasinan Dusun V Cahya Maju Kembali Digelar Berkat Inisiatif KKN UNUHA

15
×

Dua Tahun Vakum, Yasinan Dusun V Cahya Maju Kembali Digelar Berkat Inisiatif KKN UNUHA

Share this article

BeritaPedia.news, OGAN KOMERING ILIR — Tradisi keagamaan yang sempat terhenti selama kurang lebih dua tahun kembali hidup di tengah masyarakat Dusun V, Desa Cahya Maju, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nurul Huda (UNUHA) Kelompok 01 bersama pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga menginisiasi kembali kegiatan yasinan rutin yang sebelumnya menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat.

Kembalinya kegiatan tersebut bermula dari observasi mahasiswa KKN terhadap kondisi sosial-keagamaan masyarakat. Dalam komunikasi bersama perangkat desa dan warga, mahasiswa mendapatkan informasi bahwa kegiatan yasinan rutin di Dusun V telah lama tidak dilaksanakan secara konsisten hingga akhirnya vakum selama sekitar dua tahun.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNUHA kemudian menggagas program “Menghidupkan Kembali Tradisi Yasinan Rutin Masyarakat Dusun V”.

Ketua KKN UNUHA Kelompok 01 Desa Cahya Maju, Noval Rahmadani, mengatakan program tersebut tidak sekadar ditujukan untuk menggelar kembali pembacaan Surah Yasin, tetapi juga mengembalikan fungsi yasinan sebagai ruang silaturahmi dan kebersamaan warga.

“Kami melihat yasinan memiliki nilai kebersamaan yang besar bagi masyarakat. Karena itu, kami berupaya menghidupkannya kembali. Harapannya, setelah KKN selesai, kegiatan ini tetap berjalan dan menjadi wadah silaturahmi masyarakat Dusun V,” ujar Noval.

Kembali Bergiliran dari Rumah ke Rumah

Sebelum kegiatan kembali dilaksanakan, mahasiswa KKN melakukan koordinasi bersama Kepala Dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW serta pemuda setempat.

Koordinasi dilakukan untuk menentukan jadwal dan mekanisme pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan sesuai kesepakatan warga. Setelah tercapai kesepakatan, yasinan kembali digelar secara bergiliran dari rumah ke rumah, mengikuti pola yang sebelumnya telah menjadi tradisi masyarakat.

Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk kembali menghidupkan aktivitas keagamaan yang sempat terhenti.

Ketua RT setempat, Suparni, menyambut baik kembalinya kegiatan yasinan tersebut. Menurutnya, selain menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi warga untuk bertemu dan berkomunikasi secara langsung.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Yasinan bukan hanya soal membaca Yasin bersama, tetapi juga menjadi tempat warga berkumpul dan bersilaturahmi. Mudah-mudahan ke depan bisa terus rutin dilaksanakan,” ungkap Suparni.

Tokoh Agama Dorong Keberlanjutan

Tokoh agama Dusun V, Purwahyo, juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UNUHA yang mendorong masyarakat kembali menjalankan kegiatan tersebut.

Ia menilai keberadaan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.

“Kegiatan seperti yasinan ini perlu kita jaga bersama. Selain sebagai kegiatan keagamaan, di dalamnya ada silaturahmi dan kebersamaan. Kalau masyarakat bisa terus melaksanakannya secara rutin, tentu akan menjadi hal yang baik bagi lingkungan,” kata Purwahyo.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga orang tua.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki keinginan untuk mempertahankan kegiatan keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial di lingkungan Dusun V.

Pemdes Apresiasi Inisiatif Mahasiswa

Kepala Desa Cahya Maju, Zaifikri Ilyas, S.H., turut mengapresiasi langkah mahasiswa KKN UNUHA dalam menghidupkan kembali tradisi yasinan masyarakat Dusun V.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang sosial-keagamaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk kembali aktif membangun kebersamaan.

“Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang telah membantu menghidupkan kembali kegiatan yasinan di Dusun V. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti ketika mahasiswa selesai KKN, tetapi dapat dilanjutkan dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat,” ujar Zaifikri.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang terus mendapat dukungan dari warga dan perangkat desa.

Menguatkan Silaturahmi Warga

Kehadiran kembali yasinan rutin menjadi salah satu contoh bahwa pengabdian mahasiswa tidak selalu diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik. Penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya membangun desa.

Melalui kegiatan yang sederhana namun memiliki nilai kebersamaan tersebut, warga memiliki ruang untuk saling bertemu, berkomunikasi dan mempererat hubungan sosial.

Mahasiswa KKN UNUHA berharap tradisi yang telah kembali berjalan tersebut dapat terus dipertahankan oleh masyarakat Dusun V setelah masa pengabdian mereka berakhir.

Dengan dukungan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh warga, yasinan diharapkan kembali menjadi kegiatan rutin yang tidak hanya menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah, gotong royong dan silaturahmi masyarakat Desa Cahya Maju.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights