Berita

Sekolah di Rejosari Belitang Jaya Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

665
×

Sekolah di Rejosari Belitang Jaya Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Satu bangunan sekolah di Desa Rejosari, Kecamatan Belitang Jaya, Kabupaten OKU Timur ludes terbakar, Rabu (14/10/2026) siang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13:30 WIB. Informasi kebakaran pertama kali dilaporkan Camat Belitang Jaya, Suranto, kepada Pos Pemadam Kebakaran OKU Timur.

Petugas pemadam yang menerima laporan langsung menerjunkan 1 unit mobil blangwir dengan jarak tempuh sekitar 23 kilometer menuju lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 60 menit.

Danpos Damkar OKU Timur, A Maladzi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan penyebab awal kebakaran diduga akibat korsleting listrik di bangunan sekolah tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran bangunan sekolahan di Desa Rejosari. Penyebab sementara dugaan korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, kerugian materi masih dalam pendataan,” ujar A Maladzi, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, sebanyak 19 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman. Mereka adalah A Maladzi (Danpos), Agus Widianto (driver), Tarmedik (Danru), Beni Andreas, Deno Oktawaldi, Eko Suseno, Nuryadi, Heri Setiawan, Maksun Amin, Ermanto, Nopri, Azri Arsavic, Heriyanto, Sunarto, Dani Aprianto, Sukoco, Jarot Suprapto, Singgih, dan Wahyudin.

Sementara itu, Camat Belitang Jaya, Suranto, mengatakan api pertama kali terlihat membesar dari atap bangunan sekolah. Pihaknya langsung menghubungi Damkar agar api tidak merembet ke permukiman warga sekitar.

“Saya mendapat laporan dari warga ada asap tebal dari arah sekolahan. Langsung saya teruskan ke Damkar. Alhamdulillah respon cepat, api tidak sempat menjalar kemana-mana,” kata Suranto.

Saksi mata di lokasi, Ratno, warga Desa Rejosari mengaku sempat panik saat melihat kepulan asap hitam membumbung tinggi.

“Awalnya saya kira orang bakar sampah, karena asapnya banyak. Pas saya dekati ternyata bangunan sekolah yang terbakar. Apinya cepat besar karena angin kencang, warga langsung teriak minta tolong dan menghubungi pak Camat,” tutur Ratno.

Ratno menambahkan, saat kejadian bangunan sekolah dalam keadaan kosong karena jam pelajaran sudah selesai. Warga sekitar hanya bisa membantu mengamankan area agar tidak ada yang mendekat sebelum mobil pemadam tiba.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi dan pihak terkait masih mendata total kerugian akibat kebakaran tersebut. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights