Example 728x250
Berita

Dua Hotspot Terdeteksi di Rasuan, Polsek Madang Suku I Turun Langsung ke Lokasi

19
×

Dua Hotspot Terdeteksi di Rasuan, Polsek Madang Suku I Turun Langsung ke Lokasi

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Deteksi dua titik panas (hotspot) melalui aplikasi Stop Karhutla Polda Sumatera Selatan dan notifikasi BRIN langsung ditindaklanjuti Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur dengan melakukan ground check di wilayah Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Senin (14/9/2026).

Kegiatan pengecekan lapangan tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai. Personel kepolisian bersama perangkat desa dan masyarakat peduli Karhutla mendatangi lokasi berdasarkan koordinat yang terdeteksi melalui sistem pemantauan hotspot.

Dua titik hotspot tersebut terdeteksi oleh satelit NOAA-20 pada pukul 01.37.51 WIB dengan tingkat confidence 8 atau kategori sedang (medium).

Titik pertama berada pada koordinat -3.93684, 104.54469 dengan radius deteksi 1.125 meter. Sementara titik kedua berada pada koordinat -3.91855, 104.53294 dengan radius deteksi 1.280 meter.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kedua titik tersebut berada di wilayah Desa Rasuan. Petugas bersama masyarakat berhasil mencapai lokasi yang terindikasi sebagai titik hotspot menggunakan panduan Google Maps.

Namun, saat dilakukan pengecekan, api di lokasi sudah dalam keadaan padam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jenis lahan yang terdampak merupakan rawa gambut dengan perkiraan luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare.

Pemilik lahan hingga saat ini belum diketahui. Sementara penyebab kebakaran juga masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.

Personel yang melaksanakan ground check yakni Aiptu Zulkarnain dan Aipda Maulana, bersama perangkat desa serta masyarakat peduli Karhutla.

Kapolsek Madang Suku I Iptu Dodi Mardani SH MM CPM menegaskan, pemantauan titik panas melalui sistem digital harus diikuti dengan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Setiap notifikasi hotspot harus kita tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi. Ini penting untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi kebakaran meluas,” ujar Iptu Dodi.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan rawa dan gambut.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya potensi kebakaran. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting dalam menghadapi Karhutla,” tegasnya.

Kegiatan ground check terhadap dua titik hotspot tersebut dinyatakan berhasil dan selesai. Hasil pemantauan serta mitigasi juga telah dilaporkan melalui sistem aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights