BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung) Polres OKU Timur melakukan monitoring debit air di sejumlah kawasan pemukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya debit air menyusul intensitas curah hujan yang tinggi.
Monitoring dilakukan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Rusmiyadi, Aiptu Priyo Susatyo, Brigpol Ferdi Alindrianus, dan Brigpol Willi Marro, S.E.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banuayu, kawasan di bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering terpantau normal dan cenderung surut. Tidak ditemukan adanya peningkatan debit air yang berpotensi mengancam pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Kapolsek BP Peliung mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, khususnya di wilayah yang berada dekat aliran sungai.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap debit air Sungai Komering, terutama di wilayah yang terdapat pemukiman warga di bantaran sungai. Berdasarkan hasil pengecekan hari ini, debit air masih dalam kondisi normal dan cenderung surut,” ujar Kapolsek BP Peliung.
Ia menambahkan, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi debit air sungai.
“Meskipun kondisi saat ini masih normal, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama. Jika terjadi perubahan debit air secara signifikan, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut,” imbaunya.
Kegiatan monitoring tersebut diharapkan dapat menjadi langkah deteksi dini terhadap potensi banjir sekaligus memastikan kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering tetap aman dan terkendali.














