BeritaPedia.news, OKU Timur — Jajaran Polsek Buay Pemuka (BP) Peliung terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring pertumbuhan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berada di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek BP Peliung, Aipda Haryadi. Ia turun langsung melakukan pengecekan terhadap perkembangan tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan seluas kurang lebih satu hektare.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap terpantau sekaligus mengetahui kondisi lahan dan tanaman secara langsung. Monitoring secara berkala juga menjadi bentuk pendampingan Bhabinkamtibmas terhadap masyarakat dan kelompok tani binaan.
“Kami rutin melakukan pengecekan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung. Dengan pemantauan secara langsung, kami dapat melihat kondisi tanaman dan mengetahui lebih awal apabila ada kendala dalam pertumbuhannya,” ujar Aipda Haryadi.
Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman pangan merupakan langkah positif yang perlu terus dikembangkan. Selain membantu menyediakan bahan pangan, hasil pertanian juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada dengan kegiatan yang produktif. Menanam jagung bisa menjadi salah satu pilihan, karena selain mendukung ketahanan pangan, hasilnya juga berpotensi membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan personel Polsek BP Peliung kepada masyarakat agar mengoptimalkan lahan kosong yang tersedia. Masyarakat bersama kelompok tani binaan didorong untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan.
Polsek BP Peliung akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat di wilayah hukumnya. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Dengan adanya sinergi antara Bhabinkamtibmas, kelompok tani, dan masyarakat, pemanfaatan lahan kosong di Desa Bantan diharapkan dapat memberikan hasil optimal serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional.














