BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung) Polres OKU Timur terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan melakukan monitoring debit air di sejumlah titik rawan banjir yang berada di bantaran Sungai Komering, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Monitoring lapangan dilaksanakan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aipda Dedi Darmanto dan Brigpol Harry T., S.H. Keduanya melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak apabila debit Sungai Komering mengalami peningkatan.
Adapun lokasi yang dipantau meliputi sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banu Ayu, bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta kawasan permukiman warga di bantaran Sungai Komering yang berada di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering saat ini telah kembali normal dan masih berada pada kategori aman. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan secara berkala mengingat curah hujan masih terjadi, terutama pada sore hingga malam hari.
Aipda Dedi Darmanto mengatakan, kegiatan monitoring rutin merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi sungai tetap aman serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Komering.
“Hasil pemantauan menunjukkan debit air Sungai Komering sudah kembali normal dan belum mengancam permukiman warga. Meski demikian, kami akan terus melakukan monitoring sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan debit air akibat curah hujan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Buay Pemuka Peliung, Ipda Bastian Marratin, S.H., mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi pada sore hingga malam hari. Apabila terjadi kenaikan debit air atau muncul kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada aparat desa maupun pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Ipda Bastian Marratin.
Ia menambahkan, Polsek BP Peliung akan terus melakukan pemantauan secara berkala di wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak banjir sebagai upaya mitigasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Dengan kondisi debit Sungai Komering yang masih dalam kategori normal, aktivitas masyarakat di kawasan bantaran sungai hingga saat ini berlangsung seperti biasa. Meski demikian, sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai tetap penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.














