Example 728x250
Berita

Dari Desa Peracak, Program Bedah Rumah Digulirkan: Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci

100
×

Dari Desa Peracak, Program Bedah Rumah Digulirkan: Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Upaya mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni di Kabupaten OKU Timur mulai digerakkan melalui pencanangan Gerakan Bersama Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (GEBRAK RATILAHU), yang dipusatkan di Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Selasa (5/5/2026).

Program ini menjadi langkah kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten OKU Timur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah pusat serta partisipasi masyarakat.

Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, menegaskan bahwa percepatan perbaikan rumah warga tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber anggaran, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

“Kami terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Ada komitmen untuk membantu perbaikan 1.000 rumah, dan pada tahap awal tahun 2026 ini, sudah ada 265 rumah yang siap direalisasikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong kontribusi pihak lain, termasuk sektor perbankan melalui program tanggung jawab sosial.

“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk CSR perbankan, dapat mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di OKU Timur,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang mengikuti kegiatan secara virtual, menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam dukungan non-pemerintah agar hasil pembangunan lebih optimal.

“Kalau bantuan itu berasal dari masyarakat atau donatur dan tidak menggunakan anggaran negara, sebaiknya tidak perlu dibatasi. Yang terpenting adalah hasil akhirnya, rumah tersebut benar-benar layak huni,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat justru menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penuntasan persoalan hunian tidak layak, terutama di daerah.

Program GEBRAK RATILAHU ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Dengan dimulainya dari Desa Peracak, pemerintah berharap gerakan ini dapat meluas dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Pencanangan ini sekaligus menjadi penanda bahwa penyelesaian persoalan perumahan di OKU Timur diarahkan melalui pendekatan gotong royong, dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara bersama-sama. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights