Example 728x250
Berita

Kapolres OKU Timur Buka Sarasehan May Day 2026, Buruh dan Pemerintah Perkuat Sinergi Tanpa Aksi Jalanan

112
×

Kapolres OKU Timur Buka Sarasehan May Day 2026, Buruh dan Pemerintah Perkuat Sinergi Tanpa Aksi Jalanan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten OKU Timur berlangsung berbeda. Tanpa aksi unjuk rasa, peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan sarasehan dan tasyakuran yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dan dihadiri Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin Hamzah, S.T., M.T., M.M., bersama jajaran Forkopimda, perwakilan serikat buruh, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Peringatan May Day yang jatuh setiap 1 Mei ini mengusung tema nasional “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”. Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Ketua DPC KSPSI OKU Timur, Cecep Wahyudin, S.P., menyampaikan apresiasinya kepada Polres OKU Timur yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik selama ini membuat buruh di OKU Timur tidak perlu turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres OKU Timur atas terselenggaranya kegiatan ini. Sinergitas antara serikat buruh dan pemerintah daerah selama ini sudah berjalan baik dan perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar perayaan, melainkan momentum refleksi perjuangan buruh. “May Day adalah pengingat perjuangan buruh dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, KSPSI turut menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya mendorong pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, hingga permintaan agar pemerintah daerah memprioritaskan tenaga kerja lokal melalui regulasi daerah.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono dalam sambutannya mengapresiasi langkah buruh yang memilih jalur dialog dibanding aksi unjuk rasa. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami mengapresiasi DPC KSPSI yang tidak melaksanakan aksi unjuk rasa, tetapi memilih sarasehan sebagai wadah menyampaikan aspirasi. Ini menunjukkan situasi yang kondusif dan komunikasi yang baik,” kata Kapolres.

Ia juga menegaskan komitmen Polri dalam memberikan jaminan kepastian hukum bagi para pekerja. “Kapolri bersama serikat buruh telah sepakat untuk menjamin kepastian hukum terhadap buruh, sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi permasalahan yang merugikan pekerja,” lanjutnya.

Selain itu, Kapolres mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban melalui deklarasi Sabuk Kamtibmas dengan slogan “Payo Kito Jago OKU Timur”.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin Hamzah menyampaikan dukungannya terhadap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan serikat buruh. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat demi kemajuan daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini sebagai wadah komunikasi antara buruh dan pemerintah. Kami berharap sinergitas ini terus terjaga dan semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Bupati juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti aspirasi buruh, termasuk rencana penyusunan Peraturan Daerah terkait optimalisasi tenaga kerja lokal. “Apabila sudah ada acuan yang jelas, kami siap mendorong pembentukan perda tersebut,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula pemotongan tumpeng, penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, serta pembacaan deklarasi Sabuk Kamtibmas oleh perwakilan buruh. Deklarasi tersebut berisi komitmen pekerja untuk bersinergi dengan Polres OKU Timur dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB tersebut berjalan tertib dan lancar. Sarasehan ini dinilai menjadi wadah efektif dalam menyerap aspirasi buruh sekaligus memperkuat kepercayaan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan, tanpa harus diwarnai aksi demonstrasi di wilayah OKU Timur. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights