BeritaPedia.news, OKU Timur – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek BP Peliung terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan nyata di lapangan. Pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 08.25 WIB, Kanit Patroli Polsek BP Peliung melakukan pengecekan dan kontrol perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berada di Desa Bandar Jaya, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Patroli, AIPTU Bambang, yang turun ke lahan seluas satu hektar milik Polsek BP Peliung. Lahan tersebut merupakan hasil pemanfaatan lahan kosong yang dikelola bersama kelompok tani binaan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
Dalam keterangannya, AIPTU Bambang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sekaligus menjadi bentuk pendampingan kepada masyarakat.
“Kami rutin melakukan kontrol untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tanaman jagung yang ditanam. Ini juga sebagai bentuk dukungan kami terhadap masyarakat agar terus memanfaatkan lahan kosong secara produktif,” ujar AIPTU Bambang.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek pertanian, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Dengan adanya pemanfaatan lahan kosong ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga serta mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan,” lanjutnya.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan yang sebelumnya disampaikan oleh personel Polsek BP Peliung kepada masyarakat agar lebih kreatif dalam mengelola potensi lahan yang tersedia.
Salah satu anggota kelompok tani binaan mengapresiasi kehadiran pihak kepolisian dalam mendukung kegiatan pertanian di wilayah tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu dengan pendampingan dari Polsek BP Peliung. Selain memberikan motivasi, mereka juga ikut memastikan tanaman kami tumbuh dengan baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek BP Peliung berharap sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.














