BeritaPedia.news, OKU Timur – Kapolres OKU Timur Polda Sumatera Selatan, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., meresmikan Kedai Kando Presisi Polres OKU Timur yang berlokasi di Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres OKU Timur, di antaranya Kasat Lantas AKP Panca Mega Surya, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Andy Bintoro, S.H., KBO Sat Intelkam IPDA Bastian Marratin, S.H., serta jajaran perwira lainnya. Turut hadir perwakilan Jasa Raharja, pihak Honda Cabang Martapura, personel Polres OKU Timur, serta komunitas driver ojek online.
Acara diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan-sambutan, prosesi peresmian, hingga kegiatan ngopi bareng dan diskusi santai bersama para driver ojek online.
Dalam sambutannya, Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya menjelaskan bahwa Kedai Kando Presisi merupakan sarana untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan komunitas ojol.
“Kedai Kando Presisi ini menjadi wadah untuk menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para driver ojek online. KANDO sendiri merupakan singkatan dari Komunitas Anggota Driver Online Presisi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program tersebut merupakan inisiasi dari Polda Sumsel sebagai upaya merangkul para pengemudi ojek online di wilayah OKU Timur.
Sementara itu, perwakilan driver ojek online, Remi Sanjaya, menyampaikan apresiasi atas dibentuknya wadah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya ke depan, kolaborasi antara driver ojek online dan Polres OKU Timur dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan kesamaan visi dalam komunitas Kando Presisi.
“Komunitas ini diharapkan menjadi wadah yang menyatukan persepsi, komitmen, dan tujuan antara Polri dan driver ojek online. Kami ingin membangun kemitraan yang kuat, sehingga para driver juga dapat menjadi contoh tertib berlalu lintas serta membantu menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Kedai Kando Presisi diharapkan menjadi ruang publik yang mampu menampung aspirasi masyarakat, khususnya komunitas ojol, sekaligus menjadi sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan kepolisian.
“Melalui tempat ini, kami ingin mendengar langsung keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian, sehingga ke depan bisa menjadi bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Selain peresmian, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian layanan sosial berupa servis motor gratis bagi lima driver ojek online, serta pemeriksaan kesehatan lengkap dengan pemberian obat dan vitamin gratis kepada seluruh ojol yang hadir.
Kegiatan peresmian Kedai Kando Presisi Polres OKU Timur berakhir sekitar pukul 09.40 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Diharapkan, kehadiran Kedai Kando Presisi dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di Kabupaten OKU Timur. (*)














