BeritaPedia.news, OKU Timur — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Harimau Kabupaten OKU Timur bersama masyarakat, TNI–Polri, serta organisasi masyarakat Banser Nahdlatul Ulama (NU) dengan membantu warga yang terjebak banjir di Jalan Desa Melati Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Jumat (9/1/2026).
Banjir yang merendam badan jalan akibat tingginya curah hujan menyebabkan arus lalu lintas terhambat dan menyulitkan warga untuk melintas. Sejumlah warga, termasuk pengendara roda dua dan pejalan kaki, terpaksa menghentikan aktivitasnya karena khawatir akan keselamatan saat menyeberang.
Anggota DPC LSM Harimau OKU Timur, Fransisco Seran, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat.
“Kami bersama TNI, Polri, Banser NU, dan masyarakat berinisiatif membantu warga yang hendak menyeberang agar tetap aman. Kondisi air cukup deras dan berisiko, sehingga perlu pendampingan,” ujarnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Harimau Sumatera Selatan, Ardea Bintoro, mengapresiasi sinergi lintas elemen yang terjalin di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, aparat, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menghadapi bencana.
“Ini adalah wujud nyata gotong royong. Kami berharap kegiatan seperti ini terus terjaga, karena kehadiran semua pihak sangat dibutuhkan saat masyarakat menghadapi musibah,” kata Ardea.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW LSM Harimau Sumatera Selatan, Wanseha, menegaskan bahwa LSM Harimau akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam advokasi, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan seperti ini,” tuturnya.
Ketua DPC LSM Harimau Kabupaten OKU Timur, Suratno, juga mengimbau pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan jangka panjang guna mencegah banjir serupa terulang.
“Kami berharap ada perhatian lebih terhadap infrastruktur drainase dan jalan desa, sehingga keselamatan warga dapat lebih terjamin,” pungkasnya.
Hingga Jumat siang, kondisi banjir di Desa Melati Jaya masih dipantau, sementara warga diimbau tetap berhati-hati saat melintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (Gie)














