BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Madang Suku I melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada siang hari dengan fokus antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Bobi Juanda di sepanjang jalur lintas Gumawang—Rasuan pada Senin (17/11/2025).
Patroli dilakukan dengan menyisir titik-titik rawan, memantau arus lalu lintas, serta memberikan himbauan kepada pengguna jalan agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan di jalan raya. Jalur tersebut diketahui sebagai akses vital bagi masyarakat dan kerap dilewati kendaraan antar-kecamatan.
“Kami melaksanakan KRYD ini untuk memastikan keamanan pengguna jalan. Jalur lintas ini cukup padat, sehingga pengawasan intensif sangat diperlukan guna mencegah kejahatan 3C,” ujar Bripka Bobi Juanda saat berada di lokasi patroli.
Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pengendara roda dua dan roda empat yang kerap menjadi sasaran pelaku kejahatan.
“Kami mengimbau agar pengendara tidak membawa barang berharga secara mencolok dan selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat berhenti,” lanjutnya.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, MM, CPM, menyampaikan bahwa KRYD merupakan langkah preventif yang terus digencarkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di jalur-jalur strategis.
“Kami menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kegiatan preventif seperti KRYD. Upaya ini terbukti efektif dalam menekan angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Madang Suku I,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihak kepolisian siap meningkatkan frekuensi patroli apabila dibutuhkan, mengingat jalur Gumawang—Rasuan merupakan salah satu akses ekonomi masyarakat.
“Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan KRYD siang ini, diharapkan potensi kejahatan di jalur lintas dapat diminimalisir dan masyarakat merasa lebih aman saat melintas di wilayah tersebut. (Gie)















