BeritaPedia.news, OKU Timur — Suasana malam di kawasan Gang Porka, Kelurahan Pasar Martapura, Kabupaten OKU Timur, mendadak mencekam. Warga berlarian keluar rumah setelah mendengar teriakan keras “Maling! Maling!” yang menggema di antara deretan rumah dan kios pasar.
Seorang pria berinisial E (26), warga Desa Negri Pakuan Baru, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, menjadi sasaran kemarahan warga. Ia ditangkap setelah kedapatan berusaha membawa kabur sepeda motor Yamaha Vega warna biru milik warga bernama Taufik.

Namun amarah warga yang membara segera mereda ketika petugas Polsek Martapura tiba di lokasi. Polisi datang tepat waktu, menyelamatkan pelaku dari amukan massa dan mengevakuasi korban serta pelaku yang sama-sama mengalami luka serius.
“Kami mendapat laporan ada keributan di Gang Porka sekitar pukul 19.15 WIB. Anggota langsung kami kerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi para pihak ke rumah sakit,” ungkap Kapolsek Martapura AKP Hariyanto, SH, saat dikonfirmasi Kamis (9/10/2025).
Pertarungan Singkat Berujung Luka
Kejadian bermula saat korban Taufik mendengar suara sepeda motornya menyala di depan rumah. Ia keluar untuk memastikan dan mendapati seorang pria asing tengah menuntun kendaraannya. Taufik spontan menghadang, hingga terjadi perkelahian.
“Pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam dan melukai korban. Untungnya, warga yang mendengar teriakan segera datang membantu,” tutur Kanit Reskrim Polsek Martapura Iptu Solehuddin, SE.
Salah satu warga bernama Ahyar yang ikut membantu malah menjadi korban berikutnya. Ia ditusuk pelaku di bagian perut. Melihat situasi semakin genting, warga lain bernama Jono bersama beberapa orang langsung meringkus pelaku hingga tak berdaya.
Langkah Cepat Polisi dan Barang Bukti
Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa pelaku dan korban ke RSUD Martapura untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya yaitu satu bilah pisau kecil sepanjang ±15 cm, satu kunci pas kombinasi warna cokelat, satu batang besi gepeng ukuran kecil, dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna biru.
“Setelah mendapat perawatan, pelaku kami amankan ke Polsek Martapura untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban dan saksi yang terluka masih menjalani perawatan,” tambah AKP Hariyanto.
Polisi Ingatkan Masyarakat Tak Main Hakim Sendiri
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika menangkap pelaku kejahatan. Menurutnya, setiap warga berhak membantu aparat, tetapi tetap dalam koridor hukum yang berlaku.
“Kami paham emosi masyarakat bisa tersulut ketika melihat pelaku kejahatan tertangkap, tapi tetap serahkan pada proses hukum. Tindakan main hakim sendiri justru bisa berujung masalah baru,” tegasnya.
Pelajaran dari Gang Porka
Peristiwa di Gang Porka menjadi pengingat bahwa kewaspadaan warga sangat penting, tetapi kerja cepat aparat pun tak kalah menentukan. Berkat respons cepat personel Polsek Martapura, situasi yang sempat mencekam dapat dikendalikan tanpa jatuh korban jiwa. (Gie)















