BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam rangka mendukung Gerakan Pangan Murah dan menindaklanjuti instruksi Kapolda Sumatera Selatan, Polsek Madang Suku I bersama Perum Bulog Kabupaten OKU Timur menggelar kegiatan Pasar Murah berupa penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di halaman Mapolsek Madang Suku I, Kamis (7/8).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Madang Suku I, IPTU Dodi Mardani, SH., CPM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta IPTU A. Sugeng Bintoro, Kanit Reskrim IPDA Ardi Jatmiko, S.IP., MH, Kasium dan para Kanit lainnya, serta jajaran anggota Polsek Madang Suku I termasuk para Bhabinkamtibmas.

“Pasar murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Kami ingin membantu menekan inflasi serta menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, khususnya beras,” ujar IPTU Dodi Mardani saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dalam pasar murah tersebut, beras SPHP dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp60.000 per karung ukuran 5 kilogram. Total sebanyak 500 kemasan disediakan untuk masyarakat, dengan ketentuan maksimal pembelian dua karung per orang dan hanya untuk konsumsi pribadi, bukan untuk dijual kembali.
“Sinergi antara Polri dan Bulog ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika harga pangan. Kami harap masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ungkap IPDA Ardi Jatmiko, Kanit Reskrim Polsek Madang Suku I.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Sumsel yang memerintahkan seluruh Polsek jajaran untuk aktif menyelenggarakan pasar murah di wilayah masing-masing guna membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.
Dengan antusiasme warga yang tinggi dan pelaksanaan yang tertib, kegiatan pasar murah ini berlangsung lancar hingga selesai pada pukul 14.30 WIB. Masyarakat pun menyambut positif langkah ini sebagai upaya nyata pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harga beras di luar cukup tinggi, tapi di sini kami bisa membeli dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Siti, salah satu warga yang ikut membeli beras. (Gie)















