BeritaPedia.news, OKU Timur — Pemerintah Kabupaten OKU Timur kembali memperkuat jajaran aparatur sipil negaranya dengan melantik sebanyak 1.512 pegawai baru dari formasi tahun 2024. Pelantikan ini terdiri atas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025 di Balai Rakyat, Sekretariat Daerah OKU Timur.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, ST, MT, MM, dan turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati HM. Adi Nugraha Purna Yudha, SH, Sekda H. Jumadi, S.Sos, serta Kepala BKPSDM H. Sutikman, S.Pd, MM. Tidak hanya dari lingkup lokal, perwakilan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Palembang dan PT Taspen juga tampak hadir.
Dalam pidatonya, Bupati Lanosin menyampaikan selamat kepada para ASN yang baru diambil sumpah. Ia mengajak mereka untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan profesionalisme dalam bekerja.
“ASN bukan hanya status, tapi juga komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati. Mari kita jaga amanah ini dan jadikan OKU Timur sebagai daerah yang lebih maju dan bermartabat,” tegas Lanosin.
Bupati juga menambahkan bahwa seluruh formasi yang tersedia dalam rekrutmen kali ini diinstruksikan untuk dimanfaatkan sepenuhnya, demi memenuhi kebutuhan pelayanan publik di berbagai sektor.
Tak hanya itu, Lanosin mengambil kebijakan kontrak lima tahun bagi PPPK guna memperkuat rasa tanggung jawab dan komitmen kerja.
“Saya ingin ada kejelasan dan stabilitas bagi PPPK. Kontrak lima tahun ini adalah bentuk kepercayaan yang harus dibayar dengan kinerja nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM OKU Timur, H. Sutikman, menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi ASN tahun ini melalui proses yang panjang dan penuh koordinasi. Namun, dengan dukungan penuh dari kepala daerah serta sinergi bersama BKN Regional VII Palembang, seluruh proses administrasi berjalan lancar.
“Jumlah total ASN yang dilantik mencapai 1.512 orang, dengan rincian 236 CPNS dan 1.276 PPPK. Kami bersyukur seluruh usulan NIP dapat diselesaikan tanpa kendala berarti,” terang Sutikman.
Dengan bergabungnya ribuan pegawai baru ini, diharapkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat semakin optimal dan responsif. (*)















