Example 728x250
Pendidikan

Bahasa Komering Raih Penghargaan Nasional, Wakil Bupati OKU Timur Terima Langsung dari Kementerian

608
×

Bahasa Komering Raih Penghargaan Nasional, Wakil Bupati OKU Timur Terima Langsung dari Kementerian

Share this article

BeritaPedia.news , OKU Timur – Upaya pelestarian bahasa Komering kembali menuai apresiasi nasional. Wakil Bupati OKU Timur, HM Adi Nugraha Purna Yudha, SH, menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas kontribusi daerah dalam menjaga eksistensi bahasa daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, SH, LLM, PhD, dan disaksikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di PPSDM Kemdikdasmen, Depok, Jawa Barat, Senin (26/5/2025).

Bahasa Komering, yang kini telah terintegrasi dalam kurikulum sekolah-sekolah di Kabupaten OKU Timur dan menjadi simbol identitas budaya lokal, berhasil meraih penghargaan ini dua tahun berturut-turut.

Wakil Bupati Yudha yang hadir mewakili Bupati Ir. H. Lanosin, MT, MM, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan administratif, melainkan cerminan dari kerja kolektif dan komitmen nyata dalam menjaga bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Bahasa daerah adalah roh dari identitas kita. Menjaganya berarti merawat sejarah, nilai, dan jati diri kita sebagai masyarakat Komering,” ujar Yudha.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud OKU Timur, Edi Subandi, SE, MM, yang mendampingi Wakil Bupati.

Yudha menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran semua pihak — mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, komunitas budaya, hingga dukungan luas dari masyarakat.

Ini adalah penghargaan untuk seluruh masyarakat OKU Timur. Tanpa sinergi dan partisipasi mereka, pelestarian bahasa Komering tidak mungkin bisa berjalan sejauh ini,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, SPd, MM, menjelaskan bahwa program pelestarian bahasa Komering telah dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Mulai dari integrasi dalam kurikulum muatan lokal, penerbitan Peraturan Bupati (Perbup), hingga kolaborasi strategis dengan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan.

Kami tidak hanya ingin bahasa Komering dikenal, tapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Bahasa ini harus hidup, bukan sekadar diajarkan,” tegas Wakimin.

Tahun sebelumnya, penghargaan serupa bahkan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Tahun ini, penghargaan diterima dari Wakil Menteri atas nama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Menariknya, Pemkab OKU Timur juga tidak melupakan pentingnya bahasa Indonesia. Melalui program Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), pemerintah daerah turut mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan.

Bahasa daerah memperkuat identitas lokal, sementara bahasa Indonesia menyatukan bangsa. Keduanya harus berjalan seimbang,” tutup Wakimin.

Dengan capaian ini, Kabupaten OKU Timur kembali menegaskan perannya sebagai daerah yang mampu merawat kekayaan budaya dan bahasa daerah di tengah tantangan globalisasi. Di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Lanosin dan dukungan penuh masyarakat, pelestarian bahasa bukan lagi sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang terus hidup di tanah Komering. (RLS)

Example 728x250
Example 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights