BeritaPedia.news, OKU Timur — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Polsek Madang Suku I. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Brigpol Suyudi, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Madang Suku I, kepada masyarakat di wilayah hukumnya, Kamis (18/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Suyudi memberikan pemahaman kepada warga terkait bahaya Karhutla serta dampak yang ditimbulkan, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran di lingkungannya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat merugikan,” ujar Brigpol Suyudi saat memberikan sosialisasi kepada warga.
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla, mengingat sebagian besar kejadian kebakaran berawal dari kelalaian manusia. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran hukum dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat.
Sementara itu, Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, MM, CPM, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi Karhutla merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polsek Madang Suku I.
“Kami terus menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Karhutla. Ini adalah tanggung jawab bersama demi menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegas Iptu Dodi Mardani.
Ia menambahkan, Polsek Madang Suku I akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan Karhutla, serta tidak segan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan wilayah hukum Polsek Madang Suku I dapat terhindar dari bencana Karhutla, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Gie)














