Example 728x250
Berita

Polres OKU Timur Asah Kesiapan Personel, Simulasi Pemadaman Karhutla dengan X-Fire

81
×

Polres OKU Timur Asah Kesiapan Personel, Simulasi Pemadaman Karhutla dengan X-Fire

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres OKU Timur terus memperkuat kesiapsiagaan personel. Salah satunya melalui pelatihan dan simulasi pemadaman api menggunakan cairan X-Fire.

Pelatihan tersebut digelar di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres OKU Timur, Jumat (11/9/2026), sekitar pukul 16.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.

Sejumlah pejabat dan personel turut mengikuti kegiatan, di antaranya Kabag Ops Kompol Darmanson, S.H., M.H., Kasat Samapta AKP Azman, para KBO, Kanit, personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II serta personel piket fungsi.

Dalam arahannya, Kapolres menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program inovatif Staf Logistik (Slog) Mabes Polri bersama tim ahli dalam rangka mengoptimalkan penanganan Karhutla.

“Cairan X-Fire terdiri dari varian X-Fire 01 dan X-Fire 02. Ini merupakan cairan pemadam ramah lingkungan yang mampu menembus kedalaman tanah, menurunkan suhu, dan memblokir oksigen pada bara api di bawah permukaan gambut,” jelas AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara.

Menurut Kapolres, penguasaan terhadap metode dan peralatan pemadaman menjadi penting agar personel memiliki kesiapan ketika sewaktu-waktu menghadapi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah OKU Timur.

“Kita harus siap. Jika sewaktu-waktu terjadi Karhutla di wilayah OKU Timur, cairan X-Fire ini bisa langsung kita manfaatkan. Karena itu, ikuti pelatihan ini dengan serius dan pahami teknis penggunaannya,” tegasnya.

Pelatihan tidak hanya berisi penjelasan teori. Personel juga diberikan materi mengenai teknis pencampuran, formulasi serta cara pengaplikasian cairan X-Fire dalam proses pemadaman api di lapangan.

Kabag Ops Polres OKU Timur Kompol Darmanson, S.H., M.H., menambahkan bahwa penggunaan X-Fire juga memiliki keunggulan dari sisi efisiensi berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan dalam kegiatan tersebut.

“Berdasarkan uji simulasi, penggunaan 1.000 liter campuran X-Fire menunjukkan efektivitas pemadaman bara hingga lima kali dibandingkan dengan 5.000 liter air biasa,” ujar Kompol Darmanson.

Ia menilai pemahaman terhadap teknologi dan metode pemadaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung respons cepat apabila terjadi Karhutla.

Sementara itu, Kasi Humas Polres OKU Timur AKP Supardi, S.H., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif dan kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Kesiapsiagaan personel harus terus ditingkatkan. Melalui pelatihan ini, personel diharapkan memahami penggunaan X-Fire sehingga ketika dibutuhkan dalam penanganan Karhutla, dapat digunakan secara tepat sesuai prosedur,” kata AKP Supardi.

Ia menambahkan, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas. Edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan kemampuan personel di lapangan.

Pelatihan dan simulasi berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.

Penggunaan X-Fire diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pendukung dalam penanggulangan Karhutla, terutama dalam menghadapi kebakaran yang terjadi pada wilayah dengan karakteristik lahan yang rawan terbakar.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights