BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Jajaran Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, melakukan pemantauan debit air di sejumlah kawasan yang berada di bantaran Sungai Komering, Selasa (8/9/2026).
Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, menyusul intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB itu dilaksanakan personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Bambang Kurniawan, Bripka Hendrawan dan Brigpol Harry Triatmanto, S.H.
Petugas menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak luapan air, mulai dari sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha Desa Banuayu, kawasan di bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, hingga permukiman warga di bantaran Sungai Komering yang berada di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi debit air sekaligus mengetahui perkembangan situasi di sekitar permukiman masyarakat yang berada dekat aliran sungai.
“Dari hasil monitoring di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini dalam kondisi normal dan cenderung surut,” ujar petugas Polsek BP Peliung.
Meski kondisi debit air masih normal, personel tetap melakukan pemantauan sebagai langkah kewaspadaan. Terlebih, kawasan permukiman yang berada di bantaran sungai memiliki potensi terdampak apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
Polsek BP Peliung juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Komering agar tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca maupun kenaikan debit air secara tiba-tiba.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila terjadi perubahan debit air yang berpotensi membahayakan permukiman,” imbuhnya.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah rawan banjir di Kecamatan BP Peliung.
Dengan pemantauan secara berkala, kondisi sungai dan lingkungan sekitar diharapkan dapat terus terpantau sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi peningkatan debit air.














