BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Madang Suku I terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi debit air Sungai Komering sebagai langkah antisipasi potensi banjir di wilayah hukumnya. Monitoring dilakukan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 10.20 WIB di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Brigpol Suyudi bersama Briptu Dwi Widianto dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi debit air Sungai Komering yang melintasi sejumlah desa rawan banjir.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini berada dalam kondisi surut. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai masih berjalan normal tanpa adanya gangguan.
Adapun desa-desa yang berada di wilayah pesisir Sungai Komering dan berpotensi terdampak banjir di wilayah hukum Polsek Madang Suku I meliputi Desa Rasuan, Desa Tridadi, Desa Gunung Terang, Desa Mendayun, Desa Agung Jati, Desa Karta Mulya, dan Desa Mengulak.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, MM, CPM, mengatakan bahwa monitoring debit air dilakukan secara berkala sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan cuaca yang dapat memicu bencana banjir.
“Monitoring debit air Sungai Komering merupakan langkah preventif untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sehingga apabila terjadi peningkatan debit air, personel dapat segera mengambil langkah cepat dan memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Iptu Dodi Mardani.
Ia menjelaskan, hingga saat ini seluruh desa yang masuk kategori rawan banjir di wilayah hukum Polsek Madang Suku I masih berada dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan, debit air Sungai Komering masih dalam kondisi surut karena tidak ada curah hujan. Aktivitas masyarakat juga tetap berjalan normal. Meski demikian, kami akan terus melakukan monitoring secara rutin agar setiap perkembangan situasi dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kapolsek menegaskan, personel piket bersama para Bhabinkamtibmas akan terus memantau kondisi Sungai Komering serta berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat dan akurat apabila terjadi perubahan situasi.














