Example 728x250
Berita

Ratusan SPPI Calon Penggerak Koperasi Merah Putih Jalani Diklat Intensif di Puslatpur OKU Timur

214
×

Ratusan SPPI Calon Penggerak Koperasi Merah Putih Jalani Diklat Intensif di Puslatpur OKU Timur

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Sebanyak 950 peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari berbagai kabupaten/kota di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026.

Kegiatan pendidikan yang berlangsung selama 45 hari tersebut dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI, OKU Timur. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai penggerak serta pendamping pengembangan koperasi di tingkat desa, kelurahan, dan kampung nelayan.

Komandan Puslatpur Kodiklat TNI Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.K.P., M.Phil., menjelaskan bahwa pelaksanaan diklat tersebut bukan bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit militer, melainkan membangun karakter dan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Perlu kami tegaskan bahwa kegiatan ini bukan untuk membentuk mereka menjadi militer. Yang menjadi fokus adalah membangun karakter, kedisiplinan, integritas, semangat pengabdian, serta kesiapan mereka dalam melayani masyarakat dan negara,” ujar Brigjen TNI Polsan Situmorang, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, selama mengikuti pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi pembinaan, mulai dari kedisiplinan, wawasan kebangsaan, pembinaan mental, hingga pengenalan dasar-dasar kemiliteran sebagai bagian dari pembentukan ketangguhan pribadi.

Namun demikian, materi utama dalam pendidikan tersebut tetap diarahkan pada penguatan kemampuan manajerial perkoperasian.

“Porsi terbesar pendidikan ini tetap pada manajemen koperasi. Peserta akan dibekali pemahaman tentang tata kelola organisasi, pengembangan usaha koperasi, serta bagaimana mengelola koperasi secara profesional,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh rangkaian persiapan diklat telah dilakukan sebelumnya, termasuk kesiapan fasilitas, tenaga pendidik, ruang belajar, hingga tempat tinggal peserta selama menjalani proses pendidikan.

“Kami telah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana sejak jauh hari. Mulai dari fasilitas pendidikan, tenaga pengajar, ruang kelas, sampai barak peserta agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Para peserta yang mengikuti pendidikan tersebut nantinya akan ditempatkan sebagai tenaga penggerak pembangunan yang membantu menjalankan program Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing.

Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan peran dalam mendukung perekonomian masyarakat.

“Melalui pendidikan ini kami mendapatkan pembekalan kedisiplinan, kepemimpinan, serta pengetahuan tentang koperasi yang nantinya dapat diterapkan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Brigjen TNI Polsan berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan penuh kesungguhan agar mampu menjadi sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat.

“Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan ini mereka memiliki mental yang kuat, disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan kepemimpinan yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan jumlah peserta mencapai 950 orang dari berbagai daerah di Sumbagsel, Diklat SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi penggerak pembangunan yang berkontribusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis koperasi. (Red)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights