BeritaPedia.news, OKU Timur – Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung, Polres OKU Timur, terus konsisten mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan rutin perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan produktif Polsek BP Peliung.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada Selasa (3/11/2026) pagi sekira pukul 08.35 WIB.
Lokasi peninjauan berada di lahan ketahanan pangan yang terletak di Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Tinjau Lahan Produktif Seluas Satu Hektar
Kegiatan pengontrolan di lapangan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin.
Ia turun langsung mengecek kondisi fisik tanaman jagung yang ditanam di lahan kosong seluas 1 (satu) hektar.
Lahan tersebut difungsikan secara optimal melalui kolaborasi erat bersama Kelompok Tani Binaan Polsek BP Peliung.
“Pengecekan ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal dan bebas dari gangguan hama,” ujar Aipda Faryadin di lokasi kegiatan.
Dorong Ekonomi Warga dan Kelola Lahan Tidur
Pemanfaatan lahan tidur seluas satu hektar ini merupakan hasil imbauan dan edukasi berkelanjutan dari personel Polsek BP Peliung kepada warga sekitar.
Polisi terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan tidak terpakai agar diubah menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomis tinggi.
Selain sebagai langkah konkret mendukung agenda strategis pemerintah pusat di sektor swasembada pangan, penanaman jagung ini diproyeksikan dapat memperkuat perekonomian warga lokal.
“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa lahan kosong bisa berdampak positif bagi ekonomi warga. Melalui sinergi bersama kelompok tani ini, kami berharap dapat menyukseskan program pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Bantan Pelita,” tambahnya.
Melalui pendampingan yang intensif dari jajaran Binmas Polsek BP Peliung, diharapkan hasil panen jagung mendatang dapat berlimpah dan membawa manfaat besar bagi kemandirian pangan di wilayah OKU Timur.













