BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung, Polres OKU Timur, terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah antisipatif ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, pembagian materi mitigasi, hingga pemasangan banner imbauan di Wilayah Hukum Polsek BP Peliung, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan edukasi masyarakat yang berlangsung sekira pukul 11.20 WIB tersebut berfokus di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur. Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polsek BP Peliung, yakni Aipda Barlin dan Brigpol Munir Setiawan, S.H., bersama warga serta aparat desa setempat.
Kapolsek BP Peliung melalui Bhabinkamtibmas Brigpol Munir Setiawan, S.H., menegaskan bahwa langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan bahaya dan dampak luas dari kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan lama membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Selain itu, kebiasaan sepele seperti membuang puntung rokok sembarangan di area kering juga harus dihentikan karena bisa memicu titik api,” tegas Brigpol Munir Setiawan di lokasi kegiatan.
Selain memberikan imbauan langsung, petugas juga menyampaikan edukasi mengenai sanksi hukum dan ancaman pidana tegas bagi para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Hal ini dilakukan agar masyarakat paham akan konsekuensi hukum yang berlaku.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah pencemaran udara akibat kabut asap.
“Kami berharap sinergi ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga alam sekitar. Kami juga meminta masyarakat untuk cepat tanggap dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pembagian materi mitigasi serta pemasangan banner di titik-titik strategis ini, Polsek BP Peliung berharap wilayah Kabupaten OKU Timur, khususnya Kecamatan BP Peliung, dapat terhindar dari ancaman bencana karhutla.













