BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan kepedulian dan komitmen nyata dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional hingga ke pelosok desa.
Langkah pendampingan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin, yang melakukan peninjauan dan pengontrolan rutin terhadap perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Negeri Agung, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, Selasa (20/10/2026) sekira pukul 08.25 WIB.
Monitoring berkala ini menyasar area perladangan produktif seluas 1 (satu) hektar. Kawasan tersebut sebelumnya merupakan lahan kosong tak tergarap yang kini dikelola secara optimal bersama warga yang tergabung dalam Sahabat Kelompok Tani Binaan Polsek BP Peliung.
Kapolsek BP Peliung melalui Kanit Binmas Aipda Faryadin menjelaskan bahwa peninjauan lapangan secara rutin ini sangat penting guna memantau dari dekat kesehatan dan pola tumbuh kembang tanaman jagung.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk mengecek secara berkala kondisi pertumbuhan tanaman jagung ini. Pengawasan rutin sangat diperlukan agar jika ada gangguan hama maupun kendala perawatan dapat segera kita tangani bersama para petani,” ujar Aipda Faryadin di sela-sela peninjauan.
Pengolahan lahan kosong seluas satu hektar ini berawal dari sosialisasi serta imbauan persuasif jajaran Polsek BP Peliung kepada warga masyarakat agar mengoptimalkan potensi lahan tidur. Selain menjadi bagian dari upaya menyukseskan program swasembada pangan pemerintah, langkah ini dirancang untuk mendongkrak roda perekonomian warga desa.
“Pemanfaatan lahan kosong ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Polsek BP Peliung dan masyarakat. Selain menyokong pilar ketahanan pangan nasional, kita berharap hasil panen jagung ini nantinya dapat membantu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan ekonomi warga Desa Negeri Agung,” tambahnya.
Melalui sinergi berkesinambungan antara fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) dan kelompok tani lokal, Polsek BP Peliung berharap gerakan pemanfaatan lahan produktif ini dapat terus berjalan secara konsisten demi terciptanya kemandirian pangan di wilayah OKU Timur.













