BeritaPedia.news, OKU Timur — Jajaran Polsek Buay Pemuka (BP) Peliung Polres OKU Timur terus meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya. Salah satunya dilakukan melalui pengecekan embung sekaligus kegiatan penyebaran maklumat terkait pencegahan karhutla, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WIB oleh personel Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Rusmiyadi, Aiptu Priyo Susatyo, dan Brigpol Ferdi Andrianus.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan terhadap salah satu embung yang berada di Desa Banumas, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Pengecekan di lokasi embung dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB. Embung tersebut memiliki luas kurang lebih setengah hektare dengan kedalaman sekitar empat meter.
Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi embung tetap terpantau, mengingat keberadaan sumber air menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah yang memiliki lahan terbuka.
Aiptu Rusmiyadi mengatakan, kegiatan pengecekan merupakan bagian dari langkah rutin personel dalam memantau kondisi wilayah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla.
“Selain melakukan pengecekan embung, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Masyarakat juga terus diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Aiptu Rusmiyadi.
Ia menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama, baik dari masyarakat maupun seluruh pihak yang berada di wilayah hukum Polsek BP Peliung.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan akan lebih baik dilakukan sejak awal agar kebakaran hutan dan lahan dapat dihindari,” katanya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Polsek BP Peliung dalam menjaga kesiapsiagaan wilayah, khususnya menghadapi potensi karhutla, sekaligus memastikan fasilitas penampungan air seperti embung tetap terpantau.
Dengan monitoring secara berkala serta penyampaian maklumat pencegahan karhutla kepada masyarakat, diharapkan kesadaran dan kewaspadaan warga semakin meningkat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.













