Example 728x250
Berita

Antisipasi Karhutla, Polsek BP Peliung Pantau Debit Sungai Komering di Sejumlah Titik Rawan

12
×

Antisipasi Karhutla, Polsek BP Peliung Pantau Debit Sungai Komering di Sejumlah Titik Rawan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Jajaran Polsek Buay Pemuka (BP) Peliung, Polres OKU Timur, terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan melakukan monitoring debit air di sejumlah kawasan pemukiman dan titik yang berada di sekitar aliran Sungai Komering.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Rusmiyadi, Bripka Hendrawan, dan Brigpol Harry Triatmanto, S.H.

Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi sekaligus memastikan kondisi sumber air yang dapat mendukung penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di wilayah hukum Polsek BP Peliung.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran monitoring, di antaranya sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha, Desa Banuayu, kemudian area di bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta kawasan pemukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, masing-masing di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan BP Peliung.

Kanit Patroli Polsek BP Peliung Aiptu Rusmiyadi mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi debit air sekaligus memetakan kesiapan sumber air di wilayah yang memiliki potensi kerawanan karhutla.

“Kegiatan monitoring ini merupakan langkah antisipasi untuk mengetahui kondisi debit air di sejumlah titik yang berada di sekitar wilayah rawan karhutla. Dengan pemantauan secara langsung, kami dapat mengetahui kondisi sumber air yang ada di lapangan,” ujar Aiptu Rusmiyadi.

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering saat dilakukan pengecekan terpantau normal dan dalam kondisi surut.

Meski demikian, jajaran Polsek BP Peliung tetap mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan kawasan yang memiliki potensi karhutla, agar bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama mencegah karhutla. Jangan melakukan pembakaran lahan karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat,” tambah Aiptu Rusmiyadi.

Monitoring secara berkala tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Polsek BP Peliung dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Selain memantau sumber air, personel juga terus mendorong kesadaran masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan BP Peliung.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights