Example 728x250
Berita

Kapolsek dan Camat BP Peliung Bersinergi Patroli Karhutla, Warga Diingatkan Tak Membakar Lahan

7
×

Kapolsek dan Camat BP Peliung Bersinergi Patroli Karhutla, Warga Diingatkan Tak Membakar Lahan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Memasuki musim kemarau, jajaran Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung) Polres OKU Timur bersama Pemerintah Kecamatan BP Peliung meningkatkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli bersama sekaligus pengecekan lahan dan penyampaian imbauan kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan dipimpin Kapolsek BP Peliung Ipda Bastian Marratin, S.H., bersama Camat BP Peliung Andrian Helmi, S.K.M., M.M., serta personel Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek BP Peliung.

Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi sejumlah lahan milik warga yang tengah dibuka atau dikelola. Selain melakukan pengecekan, petugas juga memasang banner imbauan karhutla dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.

Kapolsek BP Peliung Ipda Bastian Marratin mengatakan pencegahan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama, terutama menghadapi kondisi kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Mari bersama-sama kita menjaga lingkungan agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan BP Peliung, khususnya di Desa Pulau Negara dan Desa Banuayu,” ujar Bastian saat memberikan imbauan kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga agar tetap mematuhi aturan pemerintah terkait pencegahan karhutla. Masyarakat diperbolehkan melakukan pengelolaan lahan sesuai ketentuan, namun tidak dengan cara membakar.

“Saat ini kita sudah memasuki cuaca kemarau. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan terkait karhutla. Silakan membuka atau mengelola lahan, tetapi jangan melakukan aktivitas pembakaran karena dapat melanggar ketentuan hukum,” tegasnya.

Bastian menambahkan, jajaran Forkopimcam BP Peliung akan terus melakukan pemantauan terhadap potensi titik api di wilayah tersebut. Apabila ditemukan adanya hotspot, petugas akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan penyebabnya.

“Sekali lagi kami mengimbau, stop karhutla. Apabila terpantau adanya titik hotspot, kami bersama unsur Forkopimcam BP Peliung akan turun langsung melakukan pengecekan. Pemilik lahan juga akan dimintai keterangan apabila diperlukan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum terkait pembakaran hutan dan lahan. Petugas mengingatkan agar warga tidak mengambil jalan pintas dengan menggunakan api saat membuka lahan.

Selain penindakan, kegiatan patroli tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api serta meminimalkan dampak kabut asap.

Polsek BP Peliung bersama Pemerintah Kecamatan BP Peliung berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan edukasi kepada masyarakat selama musim kemarau, guna mewujudkan wilayah yang aman, kondusif dan terbebas dari ancaman karhutla.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights