Example 728x250
Berita

Patroli Gabungan Temukan Asap Karhutla di Perbatasan Rasuan, Damkar Dikerahkan

8
×

Patroli Gabungan Temukan Asap Karhutla di Perbatasan Rasuan, Damkar Dikerahkan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur – Upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Madang Suku I bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, BPBD, pemadam kebakaran, serta masyarakat peduli api.

Senin (24/8/2026), petugas gabungan melaksanakan patroli karhutla sekaligus mengecek sejumlah lahan yang sebelumnya terbakar di wilayah hukum Polsek Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan diawali apel persiapan di halaman Mapolsek Madang Suku I sekitar pukul 09.00 WIB. Apel dipimpin Kapolsek Madang Suku I IPTU Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M., dan diikuti Kanit Samapta IPTU A. Sugeng Bintoro, anggota Koramil Buay Madang Koptu Edi Suryanto, personel Bhabinkamtibmas dan Polsek Madang Suku I, Kasi Trantib Kecamatan Madang Suku I Jarot Sukamto, S.E., serta personel BPBD Kabupaten OKU Timur dan BPBD Kecamatan Madang Suku I.

Usai apel, tim bergerak menuju lahan rawa gambut di Desa Rasuan sekitar pukul 09.30 WIB. Saat tiba di lokasi, api telah dalam kondisi padam. Namun, petugas masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap.

Petugas kemudian melakukan pendinginan dengan menggunakan alat semprot dan peralatan sederhana berupa batang serta ranting pohon untuk memastikan sisa bara tidak kembali memicu kebakaran.

Patroli kembali dilanjutkan sekitar pukul 10.30 WIB setelah petugas menemukan kepulan asap di wilayah perbatasan Desa Rasuan dan Desa Rasuan Darat. Personel gabungan berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.

Namun, kondisi medan dan keterbatasan sumber air di sekitar lokasi membuat proses pemadaman cukup sulit. Kapolsek Madang Suku I kemudian menghubungi unit pemadam kebakaran untuk mendapatkan bantuan.

Sekitar pukul 11.44 WIB, satu unit pemadam kebakaran dari Posko 7 Madang Suku I tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman hingga kepulan asap berhasil dikendalikan. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 12.15 WIB.

Kapolsek Madang Suku I IPTU Dodi Mardani mengatakan, patroli karhutla merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi meluas.

“Kami bersama unsur Forkopimcam, BPBD, TNI dan masyarakat peduli api turun langsung melakukan pengecekan. Kalau masih ditemukan asap atau bara, kami segera lakukan pemadaman agar tidak meluas,” ujar Dodi.

Menurutnya, kondisi cuaca kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat potensi terjadinya karhutla perlu mendapat perhatian serius dari seluruh masyarakat.

“Saat ini kita sudah memasuki musim kemarau dan hampir empat bulan tidak ada hujan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Silakan membuka lahan, tetapi jangan dengan cara membakar,” tegasnya.

Dodi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap pembakaran lahan sebagai hal sepele. Selain dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat, pembakaran hutan dan lahan juga dapat berujung pada proses hukum.

“Sekali lagi kami mengimbau, stop karhutla. Apabila terpantau adanya titik hotspot, kami bersama unsur Forkopimcam akan turun langsung melakukan pengecekan. Pemilik lahan juga akan dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab munculnya titik api,” jelasnya.

Ia menambahkan, jajaran Polsek Madang Suku I bersama Bhabinkamtibmas akan terus meningkatkan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di desa-desa yang memiliki potensi rawan karhutla.

“Pencegahan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan patroli dan pencegahan karhutla tersebut akan dilakukan secara rutin sebagai langkah menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Madang Suku I.

Selain patroli, personel Bhabinkamtibmas juga akan terus menyampaikan imbauan serta memasang banner pencegahan karhutla di desa-desa binaan, terutama wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Dengan sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di wilayah Madang Suku I dapat dicegah sedini mungkin.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights