Example 728x250
Berita

Cegah Karhutla Meluas, Polres OKU Timur Antisipasi 116 Titik Api

14
×

Cegah Karhutla Meluas, Polres OKU Timur Antisipasi 116 Titik Api

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran Polres OKU Timur, Polda Sumatera Selatan. Hasilnya, sebanyak 116 potensi titik api berhasil dicegah selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Capaian tersebut merupakan hasil dari langkah pencegahan yang dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, BPBD Kabupaten OKU Timur serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Pencegahan Karhutla difokuskan pada sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Kecamatan Madang Suku I, Belitang II, Martapura, Buay Madang, Madang Suku II dan Semendawai Suku III.

Berbagai langkah dilakukan petugas di lapangan, mulai dari patroli bersama, pemantauan wilayah rawan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk imbauan hingga tindakan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., mengapresiasi seluruh personel dan stakeholder yang telah berperan dalam upaya pencegahan Karhutla.

Alhamdulillah, sampai saat ini kita berhasil mencegah 116 titik api. Capaian ini tidak lepas dari sinergitas seluruh pihak di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Kapolres.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Deteksi dan penanganan terhadap potensi titik api sejak dini dinilai dapat mengurangi risiko kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

Polres OKU Timur, kata Kapolres, akan terus memperkuat patroli dan pengawasan, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla.

Selain patroli, edukasi kepada masyarakat juga akan terus ditingkatkan agar kesadaran untuk menjaga lingkungan semakin kuat.

Polres OKU Timur akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan Karhutla. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menilai keberhasilan mencegah 116 titik api menunjukkan pentingnya pendekatan pencegahan dan respons cepat dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Pencegahan 116 titik api menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar, tetapi dimulai dari deteksi dini, patroli, edukasi masyarakat dan sinergitas seluruh stakeholder. Polri akan terus hadir untuk memastikan potensi Karhutla dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kombes Pol. Nandang.

Ia menambahkan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan, dukungan pemerintah daerah serta sinergitas TNI-Polri dan stakeholder menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah Sumatera Selatan dari ancaman Karhutla.

Dengan langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres OKU Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights