BeritaPedia.news, OKU Timur – Jajaran Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian milik kelompok tani binaan.
Pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.40 WIB, Kanit Bimas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin, S.I.Kom, melaksanakan pengecekan dan kontrol perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan seluas satu hektare yang berlokasi di Desa Pulau Negara, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek BP Peliung dalam memastikan tanaman jagung yang ditanam di lahan produktif binaan tumbuh dengan baik. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus memanfaatkan lahan kosong sebagai sumber produksi pangan yang bernilai ekonomi.
Kapolsek BP Peliung, Ipda Bastian Marratin, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif. Pendampingan yang dilakukan personel di lapangan diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipda Bastian Marratin.
Sementara itu, Kanit Bimas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin, S.I.Kom, menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara berkala guna mengetahui perkembangan tanaman sejak masa tanam hingga menjelang panen.
“Melalui pengecekan rutin ini, kami dapat memantau kondisi tanaman jagung sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani binaan. Harapannya, hasil panen nantinya dapat mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Buay Pemuka Peliung,” ungkap Aipda Faryadin.
Polsek BP Peliung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten OKU Timur.














