BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Buay Pemuka Peliung Polres OKU Timur bersama PT Musi Hutan Persada (MHP) melaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan, lahan, serta tanaman.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (24/6/2026) sekira pukul 14.00 WIB, bertempat di halaman Mapolsek Buay Pemuka Peliung. Kegiatan dihadiri Wakadiv PHS KPO Niru PT MHP Andi Juliansyah, SH, perwakilan Camat Buay Pemuka Peliung Nuraini, SE, Kapolsek Buay Pemuka Peliung Ipda Bastian Marratin, SH, perwakilan Danramil 403-03 Martapura Serma Asrul, KPH Wilayah VI Bukit Nanti Martapura Edward, tokoh masyarakat Desa Banumas dan Banuayu, serta kelompok tani hutan Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Dalam kegiatan tersebut, pihak PT MHP memberikan pemahaman kepada kelompok tani hutan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Wakadiv PHS KPO Niru PT MHP Andi Juliansyah, SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sosialisasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Buay Pemuka Peliung, Danramil Martapura, serta seluruh pihak yang hadir. Kami mengajak kelompok tani hutan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Buay Pemuka Peliung Ipda Bastian Marratin, SH menyampaikan bahwa kolaborasi antara perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya Karhutla.
“Kami mengapresiasi PT MHP yang telah melaksanakan kegiatan ini. Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok tani hutan, agar memahami cara pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan serta lahan,” kata Ipda Bastian.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Hindari pembukaan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kerugian dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh KPH Wilayah VI Bukit Nanti Martapura terkait pengelolaan hutan dan upaya pencegahan Karhutla. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat tangki semprot manual kepada kelompok tani hutan sebagai pendukung kegiatan pencegahan kebakaran.
Kegiatan sosialisasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara Polri, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian hutan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Buay Pemuka Peliung. (Gie)














