BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi kawasan produktif.
Pada Kamis siang (25/6/2026) sekitar pukul 10.40 WIB, Kanit Binmas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin, S.I.Kom., turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan kontrol terhadap perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Program ini memanfaatkan lahan kosong seluas satu hektar milik salah satu anggota kelompok tani binaan Polsek BP Peliung. Melalui sinergi ini, lahan yang semula tidak produktif kini disulap menjadi hamparan hijau tanaman jagung.
Dorong Ekonomi Warga dan Kemandirian Pangan
Kapolsek BP Peliung melalui Kanit Binmas, Aipda Faryadin, S.I.Kom., menjelaskan bahwa pemantauan rutin ini sangat penting untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan optimal dan bebas dari serangan hama.
“Kami melakukan kontrol rutin ini untuk melihat sejauh mana perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan ini. Kami ingin memastikan hasilnya nanti bisa maksimal,” ujar Aipda Faryadin di lokasi kegiatan, Kamis (25/6).
Ia menambahkan, gerakan menanam di lahan kosong ini merupakan hasil imbauan dan edukasi yang konsisten dari personel Polsek BP Peliung kepada masyarakat setempat. Tujuannya tidak hanya sekadar mendukung program pemerintah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga.
“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong yang ada. Dengan menanam jagung atau komoditas pangan lainnya, kita tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, tetapi juga membantu mendongkrak perekonomian masyarakat secara mandiri,” pungkasnya.
Dengan adanya pendampingan intensif dari pihak kepolisian, diharapkan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek BP Peliung ini dapat berjalan sukses dan menjadi stimulus bagi desa-desa lain di Kabupaten OKU Timur untuk melakukan hal serupa.














