BeritaPedia.news, OKU Timur — Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, melakukan monitoring debit air di sejumlah titik rawan banjir yang berada di bantaran Sungai Komering dan wilayah aliran irigasi setempat, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Monitoring yang dimulai sekitar pukul 09.40 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni AIPTU Rusmiyadi, AIPDA Haryadi, dan BRIGPOL Harry Triatmanto, SH.
Kapolsek BP Peliung melalui personel yang bertugas menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi debit air sungai tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Monitoring ini merupakan langkah preventif untuk mengetahui perkembangan debit air di sejumlah titik yang berpotensi terdampak apabila terjadi peningkatan curah hujan. Dengan pemantauan rutin, kami dapat lebih cepat mengambil langkah apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun bencana,” ujar AIPTU Rusmiyadi di sela kegiatan.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banuayu, area bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta kawasan permukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan BP Peliung.
Petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi aliran air, ketinggian permukaan sungai, serta situasi lingkungan sekitar permukiman warga yang berada di daerah rawan terdampak luapan air.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini terpantau mulai berangsur normal dan masih berada dalam kategori aman. Kondisi tersebut dinilai belum mengancam kawasan permukiman masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai.
“Dari hasil pengecekan yang kami lakukan, debit air Sungai Komering sudah menunjukkan penurunan dan saat ini masih dalam kategori normal atau aman. Belum terdapat indikasi yang membahayakan permukiman warga di sekitar bantaran sungai,” jelas AIPDA Haryadi.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat curah hujan di wilayah hukum Polsek BP Peliung masih kerap terjadi pada sore hingga malam hari.
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, masyarakat diharapkan segera melaporkan perkembangan situasi kepada perangkat desa maupun pihak kepolisian,” tambah BRIGPOL Harry Triatmanto, SH.
Melalui kegiatan monitoring ini, Polsek BP Peliung berharap kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga, sekaligus memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan debit air akibat faktor cuaca di wilayah Kabupaten OKU Timur. (Gie)














