BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, melaksanakan kegiatan monitoring debit air di sejumlah kawasan pemukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Monitoring lapangan tersebut dilaksanakan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aipda Barlin dan Brigpol Munir Setiawan, SH, dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak luapan air.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pemantauan antara lain sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banuayu, area bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Dari hasil monitoring yang dilakukan, petugas menemukan bahwa kondisi debit air Sungai Komering saat ini telah berangsur normal. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara berkala guna memastikan situasi tetap aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini sudah mulai normal dan masih berada dalam kategori aman. Hingga saat ini belum ditemukan adanya potensi yang mengancam permukiman warga di bantaran sungai,” ujar Aipda Barlin saat memberikan keterangan terkait hasil monitoring.
Ia menjelaskan, curah hujan di wilayah hukum Polsek BP Peliung masih terjadi, terutama pada sore hingga malam hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi debit air sungai.
Senada dengan itu, Brigpol Munir Setiawan, SH mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan secara langsung di titik-titik yang berpotensi terdampak banjir. Langkah ini penting agar setiap perkembangan kondisi debit air dapat diketahui lebih cepat dan masyarakat memperoleh informasi yang akurat,” ungkapnya.
Polsek BP Peliung juga mengajak masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau pemerintah setempat apabila melihat adanya peningkatan debit air yang signifikan maupun tanda-tanda potensi bencana lainnya.
Dengan kondisi debit air yang saat ini masih berada pada level normal dan aman, aktivitas masyarakat di kawasan bantaran Sungai Komering tetap berjalan seperti biasa. Meski demikian, kewaspadaan dan pemantauan berkala tetap menjadi prioritas guna mengantisipasi dampak cuaca yang tidak menentu.














