BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya tanaman pangan produktif.
Pada Rabu (3/6/2026) pagi sekitar pukul 08.40 WIB, Kanit Binmas Polsek BP Peliung, Aipda Faryadin, turun langsung ke lapangan untuk mengecek dan mengontrol perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Polsek BP Peliung yang berlokasi di Desa Negeri Agung Jaya, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Lahan seluas satu hektar yang sebelumnya tidak produktif tersebut, kini telah disulap menjadi hamparan hijau tanaman jagung. Program ini dijalankan melalui kerja sama erat dengan kelompok tani binaan Polsek setempat.
Kapolsek BP Peliung melalui Kanit Binmas, Aipda Faryadin, menjelaskan bahwa pemantauan rutin ini sangat penting untuk memastikan tanaman tumbuh dengan optimal dan bebas dari serangan hama.
“Kami sengaja melakukan kontrol rutin ini demi memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan baik. Memanfaatkan lahan kosong seluas satu hektar ini adalah bagian dari komitmen kami di kepolisian untuk hadir dan mendukung langsung program ketahanan pangan nasional,” ujar Aipda Faryadin di lokasi kegiatan, Rabu (3/6).
Selain mendukung program pemerintah pusat, gerakan pemanfaatan lahan tidur ini juga bertujuan untuk memicu kesadaran masyarakat sekitar agar lebih produktif dalam mengelola lingkungan mereka. Polsek BP Peliung aktif memberikan imbauan kepada warga agar tidak membiarkan lahan mereka telantar.
“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong yang mereka miliki. Jika ditanami jagung atau tanaman pangan lainnya, hasilnya tentu sangat membatu meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus memperkuat stok pangan di tingkat desa,” tambah Aipda Faryadin.
Program sinergis antara aparat kepolisian dan Sahabat Kelompok Tani Binaan Polsek BP Peliung ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah OKU Timur dalam hal kemandirian pangan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.














