BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Mengantisipasi maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur mengambil langkah proaktif dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Langkah pencegahan ini diwujudkan melalui giat sosialisasi dan edukasi kamtibmas yang menyasar warga di wilayah hukum Kecamatan Madang Suku I, Selasa (2/6/2026).
Aksi jemput bola ini dilaksanakan oleh personel Polsek Madang Suku I yang dipimpin oleh Aiptu Andres. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara humanis mengenai pentingnya kewaspadaan mandiri dalam menjaga harta benda, khususnya kendaraan roda dua.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M., menegaskan bahwa kejahatan curanmor sering kali terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelaku, melainkan juga karena adanya kesempatan akibat kelalaian pemilik kendaraan.
“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban. Oleh karena itu, melalui sosialisasi intensif ini, kami mengajak warga untuk menjadi ‘polisi’ bagi diri sendiri dengan meningkatkan kewaspadaan. Selalu pastikan kendaraan terkunci stang saat diparkir, dan jika memungkinkan, gunakan kunci ganda,” ungkap Iptu Dodi Mardani saat memberikan keterangan.
Selain memberikan imbauan lisan, personel di lapangan juga berdialog langsung dengan warga untuk memetakan titik-titik rawan yang memerlukan pengawasan lebih di lingkungan desa.
Sementara itu, Aiptu Andres selaku pelaksana giat sosialisasi menyampaikan bahwa respons masyarakat sangat positif terhadap kehadiran polri di lapangan. Ia mengingatkan warga agar tidak teledor, meskipun memarkirkan kendaraan di depan rumah sendiri.
“Tadi kami ingatkan kembali kepada warga agar jangan pernah meninggalkan kunci kontak yang masih menggantung di motor, walau hanya ditinggal sebentar ke dalam rumah. Kami juga meminta masyarakat segera melapor ke Polsek Madang Suku I jika melihat ada gerak-gerik orang asing yang mencurigakan di lingkungan mereka,” kata Aiptu Andres.
Melalui sosialisasi terpadu ini, Polsek Madang Suku I berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat meningkat, sehingga ruang gerak pelaku kejahatan dapat sempit dan situasi Kamtibmas di wilayah OKU Timur tetap aman dan kondusif.














