BeritaPedia.news, OKU Timur – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program pangan nasional. Tidak sekadar memberikan imbauan, aparat kepolisian setempat turun langsung ke lapangan secara rutin guna mengawal perkembangan sektor pertanian di wilayahnya.
Pada Senin (1/6/2026) pagi sekitar pukul 08.50 WIB, personel Polsek BP Peliung melaksanakan giat pengecekan dan kontrol perkembangan pertumbuhan tanaman jagung. Kegiatan monitoring ini berlokasi di lahan ketahanan pangan bentukan Polsek BP Peliung yang bertempat di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Giat peninjauan di lapangan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsek BP Peliung, Aiptu Rusmiyadi. Lahan produktif yang diperiksa merupakan area seluas 1 (satu) hektar, yang sebelumnya merupakan lahan kosong milik salah satu anggota kelompok tani binaan kepolisian setempat.
Kapolsek BP Peliung melalui keterangannya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, sekaligus menjadi stimulan bagi masyarakat untuk lebih produktif dalam mengelola potensi lingkungan sekitar.
“Kegiatan rutin ini kami lakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan optimal tanpa kendala hama maupun pengairan. Pemeliharaan ini sangat penting agar hasil akhir saat panen nanti bisa maksimal. Kami ingin membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang tadinya tidak terpakai bisa diubah menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis,” jelas pihak Polsek BP Peliung saat dikonfirmasi, Senin (1/6).
Program ketahanan pangan ini berawal dari inisiatif dan imbauan masif para personel Polsek BP Peliung kepada warga lokal. Petugas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan tidur atau lahan kosong yang ada di wilayah perkampungan demi memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Di lokasi yang sama, Aiptu Rusmiyadi menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dengan Sahabat Kelompok Tani Binaan berjalan sangat harmonis. Langkah ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan BP Peliung.
“Tujuan utama kami turun langsung hari ini adalah melihat sejauh mana perkembangan tanaman jagung di atas lahan satu hektar ini. Melalui pemanfaatan lahan kosong milik warga binaan kami, masyarakat bisa merasakan langsung dampak positifnya secara ekonomi. Ini adalah wujud gotong royong kita demi menjaga stabilitas pasokan pangan daerah,” urai Aiptu Rusmiyadi di sela-sela giat kontrol.
Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Tanaman jagung di lahan binaan tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan diharapkan dapat memasuki masa panen tepat waktu guna menopang ketersediaan komoditas pangan di Kabupaten OKU Timur.














