BeritaPedia.news, OKU Timur – Guna mengantisipasi kelangkaan dan memastikan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat, jajaran Polsek Madang Suku I melakukan pengecekan dan monitoring langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya pada Minggu (31/5/2026) pagi.
Kegiatan monitoring yang dimulai sejak pukul 09.50 WIB ini dipusatkan di SPBU 24.323.183 Tebing Sari, yang berlokasi di Desa Tebing Sari, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur. Dalam giat kali ini, Kapolsek Madang Suku I menerjunkan dua personelnya, yakni Aipda Saleh dan Aipda Heri Sumanto.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, S.H., M.H., C.P.M., menegaskan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM, khususnya yang bersubsidi, agar tetap aman dan tersalurkan dengan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di SPBU berjalan dengan normal dan transparan. Monitoring berkala ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi antrean panjang maupun praktik kecurangan yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Iptu Dodi Mardani saat dikonfirmasi, Minggu (31/5).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan oleh tim yang bertugas, jam operasional SPBU Tebing Sari terpantau berjalan normal mulai pukul 06.30 WIB hingga 21.00 WIB. Namun, pihak pengelola akan menutup operasional lebih cepat jika pasokan BBM pada hari tersebut telah habis.
Aipda Saleh, salah satu personel yang melaksanakan giat di lokasi, melaporkan bahwa kondisi di SPBU tersebut saat ini relatif aman dan kondusif. Seluruh jenis BBM yang dibutuhkan masyarakat masih dalam kondisi tersedia.
“Saat kami lakukan pengecekan langsung, stok BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Dexlite masih tersedia. Pasokan untuk BBM bersubsidi jenis Pertalite pun dipastikan aman untuk melayani kebutuhan kendaraan warga hari ini,” jelas Aipda Saleh di lokasi kegiatan.
Melalui kegiatan monitoring ini, Polsek Madang Suku I berharap stabilitas kamtibmas di area objek vital seperti SPBU tetap terjaga, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas transportasinya tanpa perlu khawatir akan kelangkaan bahan bakar. (Gie)














