Example 728x250
Berita

Heboh Buaya Muncul di Dekat Bendung Perjaya, Warga Desa di Martapura Was-was

1305
×

Heboh Buaya Muncul di Dekat Bendung Perjaya, Warga Desa di Martapura Was-was

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Kedamaian warga di sekitar bantaran Sungai Komering mendadak gempar. Seekor buaya muara berukuran cukup besar menampakkan diri secara terbuka di dekat kawasan Bendung Perjaya, Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, pada Jumat (29/5/2026) siang.

Kemunculan predator air tawar yang sedang asyik berjemur di tepian sungai tersebut langsung memicu kehebohan. Alhasil, bantaran sungai seketika berubah menjadi lokasi tontonan dadakan bagi puluhan warga dari dua desa tetangga, yakni Desa Perjaya dan Desa Keromongan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, warga tampak menyemut di bawah rindangnya pepohonan di pinggir sungai. Sebagian besar warga memilih mengamati pergerakan sang reptil dari bibir sungai dengan jarak yang relatif aman, sembari mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.

Di bawah terik matahari yang menyengat, buaya bercorak kecokelatan gelap itu terlihat mengapung tenang, sesekali bergerak perlahan mengikuti arus sungai yang tenang sebelum kembali diam menikmati kehangatan cuaca.

Diduga Ada Lebih dari Satu Ekor Buaya

Menurut kesaksian warga setempat, fenomena kemunculan satwa liar ini ditengarai bukan yang pertama kali terjadi dalam pekan ini. Ada indikasi kuat bahwa terdapat lebih dari satu ekor buaya yang berkeliaran di sekitar lokasi tersebut.

Dion, salah seorang warga Desa Perjaya yang berada di lokasi, mengungkapkan adanya perbedaan karakteristik fisik antara buaya yang muncul hari ini dengan hari sebelumnya.

“Kalau yang muncul hari ini kemungkinan berbeda dengan kemarin. Yang kemarin ukurannya lebih besar dan warnanya lebih gelap. Nah yang sekarang ini agak lebih terang warnanya dan ukurannya sedikit lebih kecil,” beber Dion saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat (29/5).

Lebih lanjut, Dion mengakui bahwa intensitas kemunculan reptil tersebut mulai memicu riak kecemasan di tengah masyarakat. Hal ini dikarenakan Sungai Komering masih menjadi urat nadi aktivitas harian warga, mulai dari MCK hingga mencari nafkah.

“Warga jadi waspada sekarang. Apalagi di sini banyak anak-anak juga yang sering bermain dekat sungai. Takutnya buaya naik atau mendekat ke lokasi aktivitas warga. Dari siang tadi ramai terus yang datang. Ada yang cuma lihat sebentar, ada juga yang sengaja menunggu karena penasaran. Tapi warga tetap saling mengingatkan supaya jangan terlalu dekat ke air,” tambah Dion.

Desak Evakuasi Cepat dari Pihak Terkait

Keresahan senada juga disuarakan oleh warga Desa Keromongan, Rian. Ia menilai posisi berjemur sang predator sudah terlalu dekat dengan zona permukiman padat penduduk, sehingga berpotensi menimbulkan ancaman keselamatan yang nyata.

“Kami takut kalau buaya ini nanti naik ke tepian atau masuk ke lokasi yang dekat rumah warga. Di sini banyak masyarakat beraktivitas di sungai, jadi cukup membuat resah,” keluh Rian dengan nada khawatir.

Mengingat kawasan Bendung Perjaya merupakan titik mobilitas masyarakat yang cukup padat setiap harinya, Rian berharap instansi terkait yang berwenang dalam penanganan satwa liar dapat segera turun tangan melakukan mitigasi sebelum jatuh korban.

“Kami berharap pihak terkait bisa segera turun tangan. Minimal dipantau dulu atau dievakuasi kalau memang membahayakan. Karena masyarakat sekarang jadi takut untuk mendekat ke sungai. Biasanya sore banyak yang mancing atau anak-anak mandi di sungai. Sekarang mulai sepi karena warga takut. Semua jadi lebih hati-hati,” pungkas Rian.

Aliran Sungai Komering memang dikenal memiliki karakteristik ekosistem yang luas dan masih asri, menjadikannya sebagai salah satu habitat asli reptil besar. Kendati demikian, kemunculannya yang kian berani mendekati wilayah domestik warga tentu memerlukan langkah penanganan taktis dan edukasi berkelanjutan dari pihak berwenang. (Red)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights