BeritaPedia.news, OKU Timur — Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan tidur untuk sektor pertanian produktif.
Pada Minggu pagi (24/5/2026) sekira pukul 08.15 WIB, personel Polsek BP Peliung, Brigpol Munir, turun langsung ke lapangan untuk mengecek dan mengontrol perkembangan pertumbuhan tanaman jagung. Kegiatan ini berlokasi di lahan ketahanan pangan Polsek BP Peliung, Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Lahan seluas satu hektar yang dulunya merupakan lahan kosong milik salah satu anggota kelompok tani binaan, kini telah disulap menjadi hamparan hijau tanaman jagung yang tumbuh dengan subur.
Pemanfaatan Lahan Kosong untuk Ekonomi Warga
Kapolsek BP Peliung menyampaikan bahwa monitoring secara berkala ini sangat penting untuk memastikan tanaman tumbuh dengan optimal tanpa kendala hama maupun masalah pengairan.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan berkesinambungan. Anggota kami rutin mengecek ke lapangan bukan hanya untuk memantau, tetapi juga untuk berdiskusi dengan petani binaan mengenai kendala yang mereka hadapi di lapangan,” ujar Kapolsek.
Di lokasi yang sama, Brigpol Munir yang memimpin langsung giat kontrol tersebut menjelaskan bahwa gerakan ini bermula dari imbauan persuasif kepolisian kepada masyarakat sekitar. Polsek BP Peliung mengajak warga untuk tidak membiarkan lahan mereka telantar.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memantau sejauh mana perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan binaan kita. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong yang ada. Hasilnya nanti tentu untuk membantu perekonomian masyarakat itu sendiri, sekaligus menyukseskan program swasembada pangan pemerintah,” kata Brigpol Munir di sela-sela kegiatannya.
Sambutan Positif dari Kelompok Tani
Langkah proaktif dari jajaran Polsek BP Peliung ini mendapat apresiasi tinggi dari Sahabat Kelompok Tani Binaan Desa Bantan. Kehadiran polisi di tengah sawah dan ladang dinilai memberikan motivasi tambahan bagi para petani.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari pihak kepolisian. Pemakaian lahan kosong ini sangat berdampak positif. Selain lingkungan jadi produktif, kami juga mendapat ilmu dan semangat baru untuk meningkatkan hasil panen jagung kami,” ungkap salah satu perwakilan anggota kelompok tani setempat.
Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat ini, diharapkan Kecamatan BP Peliung dapat menjadi salah satu lumbung jagung percontohan di Kabupaten OKU Timur yang mampu menopang ketahanan pangan daerah secara mandiri. (Gie)














