BeritaPedia.news, OKU Timur — Langkah taktis dan cepat diambil oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama Pertamina untuk mengatasi kegelisahan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Belitang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai strategi utama mengurai kepadatan dan memastikan akses bbm yang lebih fleksibel, SPBU PT Kumoring Botung Jaya yang berlokasi di Kecamatan Belitang Madang Raya kini disiagakan untuk beroperasi penuh selama 24 jam nonstop.
Keputusan strategis ini mencuat usai Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., bersama Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU Timur, Fajri Nuryadi, S.H., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU pada Jumat (22/5/2026).
Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan OKU Timur, Fajri Nuryadi, S.H., menegaskan bahwa pengoperasian non-stop ini menjadi komitmen pemerintah dan Pertamina agar layanan pengisian energi kepada masyarakat tidak terputus.
“Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM dan mengurai kepadatan, Pertamina telah menyiagakan SPBU Kumoring Botung Jaya Belitang Madang Raya untuk beroperasi selama 24 jam,” ujar Fajri Nuryadi saat mendampingi Bupati di lapangan.
Fajri menambahkan, dengan adanya SPBU yang buka sepanjang hari dan malam, masyarakat tidak perlu lagi merasa panik hingga menumpuk pada jam-jam tertentu.
“Kebijakan operasional 24 jam ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan BBM dengan lebih mudah, sekaligus secara signifikan mengurangi kepadatan antrean yang terjadi di sejumlah SPBU lainnya di wilayah Belitang,” jelasnya.
Kuota Ditambah Dua Kali Lipat
Selain menyiagakan SPBU 24 jam, pemerintah daerah bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pertamina guna mengamankan pasokan. Hasilnya, pasokan BBM untuk wilayah Belitang langsung dinaikkan hingga seratus persen.
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., mengungkapkan bahwa pemerintah memahami betul keluhan warga di media sosial terkait keterbatasan pasokan yang mulai mengganggu aktivitas harian para petani, pedagang, dan pelaku usaha.
“Alhamdulillah, hasil koordinasi dengan Pertamina mulai hari ini kuota pengiriman BBM untuk wilayah Belitang dan sekitarnya resmi ditambah dua kali lipat. Sebelumnya distribusi berada di angka 16.000 liter, kini meningkat menjadi 32.000 liter. Kami berharap tambahan kuota dan kesiapan SPBU 24 jam ini bisa membantu mengurai antrean sehingga aktivitas warga kembali berjalan lancar,” kata Bupati Lanosin.
Imbauan Kebijakan 1 Juni: Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Menyikapi ramainya isu pembatasan hingga perubahan harga BBM yang berembus menjelang tanggal 1 Juni mendatang, Bupati Lanosin meminta warga OKU Timur untuk tetap tenang, bijak menyaring informasi, dan tidak melakukan panic buying.
“Sampai saat ini belum ada keputusan resmi terkait isu (1 Juni) tersebut. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Kami juga mengimbau agar masyarakat membeli secara wajar dan tidak melakukan penimbunan, karena hal itu justru dapat mengganggu pemerataan distribusi,” tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur memastikan akan terus mengawal dan memantau perkembangan distribusi di lapangan, termasuk memastikan operasional SPBU 24 jam berjalan optimal demi kenyamanan seluruh masyarakat. (Rls)














