BeritaPedia.news, OKU Timur – Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus memperluas jangkauan program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya. Komitmen ini diwujudkan melalui pendampingan dan pemantauan berkala terhadap sektor pertanian lokal oleh para personel di lapangan.
Pada Minggu pagi (17/5/2026) sekitar pukul 08.20 WIB, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek BP Peliung, Brigpol Ferdy, melaksanakan giat cek dan kontrol langsung perkembangan pertumbuhan tanaman jagung. Peninjauan ini menyasar lahan ketahanan pangan yang berada di Desa Saung, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Aktivitas pertanian ini memanfaatkan lahan kosong seluas satu hektar milik salah satu anggota Sahabat Kelompok Tani Binaan Polsek BP Peliung. Program pemanfaatan lahan tidur tersebut berjalan sukses berkat imbauan dan edukasi konsisten yang diberikan oleh personel Polsek BP Peliung kepada masyarakat agar lebih produktif mengelola lingkungan sekitar.
Di lokasi kegiatan, Brigpol Ferdy menjelaskan bahwa kontrol rutin ini dilakukan guna memastikan seluruh proses vegetatif tanaman jagung berjalan tanpa hambatan agar target panen dapat tercapai.
“Kami memantau langsung kondisi fisik tanaman jagung di lahan satu hektar ini untuk mengetahui perkembangannya secara detail. Jika ditemukan adanya gejala serangan hama atau kekurangan nutrisi, kita bisa langsung berkoordinasi dengan petani untuk penanganan cepat,” kata Brigpol Ferdy, Minggu (17/5).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini membawa dampak positif jangka panjang bagi ketahanan pangan lokal sekaligus penguatan ekonomi keluarga.
“Langkah ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami berharap, optimalisasi lahan kosong di Desa Saung ini tidak hanya memperkuat stok pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan baru yang mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di sektor pertanian, Polsek BP Peliung berharap kemitraan dengan kelompok tani binaan semakin solid dan mampu memotivasi desa-desa lain di OKU Timur untuk menggalakkan program serupa.














