BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Madang Suku I terus bersiaga mengantisipasi potensi bencana alam dengan melakukan monitoring ketat terhadap debit air Sungai Komering di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (17/5/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan keselamatan warga yang tinggal di sepanjang pesisir sungai, mengingat cuaca yang fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan oleh personel Polsek Madang Suku I, yakni Aiptu Zulkarnain, S.H., dan Brigpol Suyudi, S.H., kondisi debit air Sungai Komering saat ini dilaporkan masih dalam batas normal dan tidak menunjukkan adanya kenaikan signifikan dibanding hari sebelumnya.
Kapolres OKU Timur melalui Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M., menyatakan bahwa dari hasil pengecekan di pinggir jalan Desa Rasuan, aktivitas masyarakat di sekitar sungai masih berjalan tanpa hambatan.
“Dari hasil monitoring anggota di lapangan, debit air Sungai Komering terpantau stabil dan belum mengalami kenaikan yang berarti. Akses penyeberangan Rasuan pun hingga saat ini masih bisa beraktivitas dengan normal, dan pemukiman warga dipastikan aman,” ujar Iptu Dodi Mardani dalam keterangannya, Minggu (17/5).
Iptu Dodi menambahkan, ada tujuh desa di wilayah hukum Polsek Madang Suku I yang terletak di pesisir Sungai Komering dan menjadi fokus pengawasan berkala. Desa-desa tersebut meliputi Desa Rasuan, Desa Tridadi, Desa Gunung Terang, Desa Mendayun, Desa Agung Jati, Desa Karta Mulya, dan Desa Mengulak.
Meskipun wilayah tersebut sempat diguyur hujan, volume air sungai belum sampai meluap dan melewati bibir sungai.
“Alhamdulillah, berkat curah hujan yang belum terlalu ekstrem, aliran sungai tidak meluap. Lahan perkebunan, persawahan, serta rumah-rumah warga di tujuh desa rawan tersebut terpantau kondusif dan bebas dari genangan banjir,” imbuh Kapolsek.
Kendati situasi dinyatakan aman, pihak kepolisian tidak ingin lengah. Anggota piket Polsek Madang Suku I bersama seluruh jajaran Bhabinkamtibmas telah diinstruksikan untuk terus memantau pergerakan debit air secara berkala. Pihaknya juga mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda kenaikan air yang drastis.














