BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung) Polres OKU Timur melaksanakan monitoring debit air di sejumlah kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Monitoring dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan melibatkan personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni AIPTU Priyo Susatyo, AIPDA Haryadi, BRIPKA Hendrawan, dan Brigadir Harry Triatmanto, SH.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Polsek BP Peliung, di antaranya sepanjang aliran sungai irigasi, Jembatan Sungai Tuha Desa Banuayu, bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta area pemukiman bantaran Sungai Komering di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Kapolsek BP Peliung melalui personel yang bertugas menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi debit air Sungai Komering tetap dalam batas aman dan tidak mengancam pemukiman masyarakat.
“Monitoring ini merupakan langkah antisipasi guna memastikan kondisi debit air tetap aman, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering,” ujar salah satu personel di lokasi monitoring.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering dilaporkan mulai kembali normal meskipun sebelumnya terjadi peningkatan akibat curah hujan yang cukup tinggi pada sore hingga malam hari.
“Untuk saat ini kondisi debit air masih dalam kategori normal dan aman bagi area pemukiman warga di sekitar sungai,” jelas petugas monitoring.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir.
Kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten OKU Timur. (Gie)














