BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur melakukan monitoring debit air Sungai Komering di wilayah Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan monitoring dilakukan di pinggir jalan Desa Rasuan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir akibat meningkatnya debit air Sungai Komering yang melintasi sejumlah desa di wilayah hukum Polsek Madang Suku I.
Monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Arif Budiman dan Brigadir Suyudi dengan melakukan pengecekan langsung kondisi debit air sungai serta aktivitas masyarakat di sekitar wilayah pesisir sungai.
Kapolsek Madang Suku I, IPTU Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M mengatakan bahwa hasil monitoring menunjukkan debit air Sungai Komering masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
“Dari hasil monitoring, debit air Sungai Komering tidak mengalami kenaikan dibanding hari kemarin. Akses penyeberangan di Desa Rasuan masih dapat digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan pemukiman warga masih aman dari banjir,” ujar IPTU Dodi Mardani.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah desa di wilayah hukum Polsek Madang Suku I yang berada di pesisir Sungai Komering dan berpotensi terdampak apabila terjadi luapan air sungai.
“Adapun desa-desa yang berada di pesisir Sungai Komering antara lain Desa Rasuan, Desa Tridadi, Desa Gunung Terang, Desa Mendayun, Desa Agung Jati, Desa Karta Mulya dan Desa Mengulak,” jelasnya.
Menurut Kapolsek, meskipun curah hujan terjadi dalam beberapa hari terakhir, kondisi air sungai hingga saat ini belum meluap dari bibir sungai sehingga lahan perkebunan, area persawahan dan permukiman warga masih dalam kondisi aman.
“Secara keseluruhan desa-desa yang rawan banjir akibat dampak aliran Sungai Komering saat ini masih aman dari banjir,” katanya.
IPTU Dodi Mardani menambahkan, pihaknya bersama personel piket dan Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi debit air.
“Anggota piket bersama Bhabinkamtibmas akan terus melakukan monitoring dan melaporkan perkembangan situasi di lapangan sebagai langkah antisipasi dini,” pungkasnya.














