BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, anggota Polsek BP Peliung terus menggiatkan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan binaan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 08.10 WIB di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Pemantauan dilakukan langsung oleh BRIGPOL Willy di lahan ketahanan pangan milik Polsek BP Peliung seluas kurang lebih satu hektare.
Lahan tersebut merupakan hasil pemanfaatan area kosong yang dikelola bersama kelompok tani binaan kepolisian setempat.
BRIGPOL Willy menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
“Kami rutin melakukan pengecekan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal. Ini juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan kosong secara produktif,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu solusi strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk bercocok tanam. Hasilnya nanti tidak hanya untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga bisa menambah penghasilan,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan kelompok tani binaan menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Ia mengaku, kehadiran anggota Polsek BP Peliung memberikan semangat dan pengetahuan baru bagi para petani.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Selain mendapatkan arahan, kami juga merasa diperhatikan dalam mengelola lahan pertanian,” ungkapnya.
Kegiatan kontrol dan pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik hingga masa panen.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah OKU Timur. (Gie)














